Wednesday, November 30, 2016

Menjiwai Profesi dan Hobi Bersama Acer Switch Alpha 12

Antara Profesi dan Hobi

Mengerjakan pekerjaan dan hobi secara bersamaan mungkin bagi sebagian besar orang adalah hal yang mustahil. Sulit dan tidak ada waktu untuk mengaturnya. Tapi bagi saya, hal itu bukanlah suatu beban yang dipinggul berat.


Kenyataannya saya adalah pekerja kantoran sebagai Banker, Saya juga adalah Arsitek yang mempunyai hobi ngeblog dan ngecraft. Memang awalnya sulit untuk melakukan profesi dan hobi secara bersamaan. Waktu yang tak banyak dan seringkali dihabiskan di kantor membuat saya harus mampu mengatur dan mengambil celah diantaranya. Multitalent adalah sebuah kata yang bisa menggambarkan diri saya.



Bagi saya profesi dan hobi adalah mengenai rasa, mengenai jiwa bagaimana kesemuanya selaras, berpadu dan switch sehingga tidak saling merugikan. Melakukan pekerjaan dan hobi bagi saya adalah sebuah kesenangan, kesukaan dan kebahagiaan. Jika itu yang mampu saya tanamkan, Insyaallah semuanya akan terjalankan dengan baik dan saling mengisi.

Hobi saya banyak dan saya pun tidak tahu mengapa saya menyukai itu semua. Rasanya semua hal ingin saya kerjakan dengan memperoleh hasil yang maksimal. Diantara hobi saya adalah menggambar, ngecraft dan ngeblog. Namun hobi yang hanya berhubungan langsung dengan komputer adalah menggambar dan ngeblog. Keduanya tak bisa dijauhkan dari perangkat keras yang benar-benar sangat penting dan berguna yaitu komputer. Tanpa komputer, tidak akan ada output dari kedua hobi itu.


Pekerjaan kantor, gambar, ngecraft dan ngeblog tetap sama-sama dikerjakan dengan pengaturan waktu yang suka-suka saya, asalkan tertata, teratur dan maksimal. Jika ada celah diantaranya maka saya mengerjakan terlebih dahulu mana yang lebih prioritas. Diurutkan dan dikerjakan satu-satu. Tak dipungkiri terkadang deadline antara pekerjaan dan job dari hobi seringkali bersamaan waktunya. So, saya harus mengatur waktu sebaik dan seefisien mungkin. Jikapun waktu mengerjakannya masih lama maka saya harus menyicilnya supaya tidak grasak-grusuk menjelang deadline. Selain itu hasil  pekerjaan lebih sempurna dan maksimal. Namun tetap tak melupakan kesehatan tubuh walaupun harus sering lembur dan begadang.  Lalu bagaimana saya menswitchkan antara profesi dan hobi?

Profesi saya adalah Banker


Saya seorang pekerja kantoran di perusahaan perbankan atau bisa disebut sebagai Banker. Sehari-hari dari Senin sampai Jumat saya harus berkutik di kantor dan di depan komputer dengan urusan pekerjaan kantor mulai dari jam 08.00 WIB  sampai 17.00 WIB. Meskipun saya seorang lulusan Arsitektur, tapi sekarang saya bekerja di bidang perbankan. Bidang pekerjaan yang sangat jauh sekali hubungannya dengan ilmu yang saya geluti sebagai seorang Arsitek. Tapi bagi saya hal itu tidak masalah. Meski bagi sebagian orang hal itu sangat disayangkan. Apa yang saya alami dan apa yang terjadi pada saya hanya saya yang tahu, meskipun orang lain hanya melihatnya dari sisi luar saja. Tapi bagi saya pekerjaan apapun yang saya temukan adalah belahan jiwa saya selama ini. Semua mengenai rasa dan hati. Hanya saya sendiri yang mampu merasakannya. Namun orang lain tidak. Biarlah hal ini menjadi sebuah perdebatan yang tak berkesudahan. Toh hidup yang saya jalani adalah diri saya sendiri. Yang saya jalani adalah apa yang saya rasakan sendiri.



Meskipun sebelumnya saya sempat bekerja di dunia ilmu yang saya geluti yaitu Arsitek, namun ada banyak hal yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata mengapa saya harus terjerumus di dunia perbankan. Hanya saya dan Tuhan yang tahu apa yang terbaik untuk saya sendiri.

Menjadi pekerja kantoran memang memiliki waktu yang tidak fleksibel. Harus stand bye di kantor selama 9 jam. Bertemu dengan nasabah dan mempresentasikan produk-produk yang akan dijual kepada nasabah hingga nasabah tertarik. Untuk mendukung itu semua saya membutuhkan perangkat laptop yang cukup mumpuni. Kegunaan laptop ini bisa saya pakai sebagai alat presentasi kepada nasabah. Software yang saya gunakan biasanya Microsoft Power Point dan Microsoft Word. Oleh karena itu saya selalu membawa perangkat laptop ke kantor sebagai alat pendukung bekerja selain komputer yang memang sudah disediakan oleh kantor. Kebetulan Komputer dan Laptop yang saya gunakan di kantor bermerk Acer semua. So tak perlu diragukan lagi keawetannya.

Saya mencintai apa yang saya kerjakan sekarang. Namun saya juga mencintai ilmu Arsitek yang saya punya.

Saya adalah Arsitek


Meskipun saya bekerja di dunia yang berbeda tapi ilmu yang saya punya tak akan saya lupakan begitu saja. Menggambar memang hobi saya sejak kecil. Menggambar memang jiwa saya. Namun ilmu ini tetap saya gunakan dalam kehidupan saya sehari-hari. Sebagai seorang lulusan Arsitek saya bisa mengambil celah dengan bekerja sampingan atau freelance.

Saya  tetap mempraktekkan ilmu saya dengan menjadi seorang desainer bangunan. Alhamdulilah sampai detik ini masih saja ada yang minta tolong saya untuk mendesain rumahnya. Memang bukan skala yang besar seperti bangunan High Rise tapi bagi saya ini adalah sebuah tantangan dan kepuasaan tersendiri. Soal bayaran itu adalah rahasia saya yang penting berkah dan memberi kepuasaan bagi saya dan klien. Hehe.


Untuk menggambar di jaman digital ini memang dibutuhkan sekali perangkat yang mendukung. Laptop dan komputer adalah perangkat yang wajib saya punyai. Karena menggambar memang menggunakan software-software khusus seperti Autocad, 3D Max dan Sketch Up. Walaupun setiap kali ketika mendesain saya terlebih dahulu mensketsanya di kertas,  kemudian saya tuangkan dalam bentuk digital. Dimanapun saya berada saya selalu membuat sketsa terlebih dahulu. Menkonsepnya namun tidak sampai mengganggu pekerjaan kantoran saya. Kemana-mana selalu membawa kertas dan pensil atau pulpen. Nah maka dari itu di era digital ini saya butuh sekali alat sketsa digital yang ringan, bisa dibawa kemana-mana serta filenya bisa disimpan. Sepertinya lebih praktis.



Laptop adalah sarana penting yang harus saya punyai untuk mendukung hobi menggambar saya. Jika mendapat job desain saya selalu mengerjakannya sendiri tanpa ada partner yang membantu. Pekerjaan ini cukup menyita waktu dan saya pun mengerjakannya setelah pulang kantor dan di hari weekend bahkan sampai lembur. Karena tidak mungkin dong mengerjakan pekerjaan pribadi di kantor. Terasa kurang etis lah.

Hingga suatu hari saat saya sedang santai karena belum banyak pekerjaan kantor yang harus dikerjakan. Apalagi keuangan rumah tangga mulai menipis, gajian belum muncul hilalnya. Tiba tiba Hp berdering dan saya mendapatkan telepon dari nomor yang tidak saya kenal.

"Halo. Assalamualaikum Fania"
"Ya.. ini siapa ya?" Jawabku
"Ini Bala Kumba, temen SMA mu."
"Oalah Bala Kumba, apa kabar nih? Ada apa nih tumben menghubungiku?"
"Iya nih ada perlu. Kamu arsitek kan? Bisa bantu aku gak desainin rumahku?"
"Wow dah punya rumah nih. Insyaallah bisa kok. Nanti kamu kirimkan ukurannya, bentuk tapaknya ya. Aku coba analisa dulu."
"Wuih beneran nih. Oke deh nanti aku hubungi kamu lagi ya."
"Oke Bala kumba. Siap!" Dengan riangnya saya menjawab lantang.

Percakapan dengan teman lama sekaligus calon klien sangat membuat saya senang. Alhamdulilah disela-sela kerjaan yang belum menumpuk banget saya mendapat job dari klien. Lumayanlah dapur masih tetap bisa mengepul di saat uang mulai menipis dan gajian belum datang.

Di titik asa terendah, akhirnya kuasa Tuhan berbicara. Disaat saya butuh sekali tambahan uang dapur, ada saja ya rezeki yang tak diduga-duga. Teman lama menghubungi saya dan meminta untuk didesainkan rumahnya. Wow, ini kesempatan yang tak boleh dilewatkan.

Sebagai lulusan Arsitek saya usahakan untuk selalu menerapkan ilmu yang saya dapat dari kuliah. Entah mengapa menggambar itu menjadi hal yang saya sukai. Untuk membuat satu desain saja membutuhkan waktu berminggu-minggu sampai dengan finishingnya. Belum lagi kemauan klien yang selalu banyak dan terkadang di luar nalar. Yah mau gimana lagi. Saya sebagai Arsitek harus mampu memadupadankan antara kemauan klien dan kemauan sendiri (berdasarkan ilmu). Terkadang menurut klien tidak bagus tapi menurut saya bagus. Begitu sebaliknya. Mendapatkan klien yang mau menuruti kemauan kita itu susah-susah gampang. Adanya klien yang banyak maunya. Budget terbatas tapi keinginan desain dan materialnya minta yang bagus. Oh, pusing pala berbie.

Mendesain sebuah rumah tak lepas dari software gambar seperti Autocad  ataupun Sketchup. Program tersebut tentunya hanya bisa dipakai di layar komputer karena layarnya lebih besar dan memudahkan. Kalau komputer berbentuk PC pastinya tidak bisa dibawa kemana-mana dan terlalu berat. Terutama bila harus mempresentasikan hasil desain kita kepada klien. Juga membutuhkan materi yang menggunakan Microsoft Power Point supaya mudah menyampaikan ke klien. Laptop adalah solusi yang sangat praktis. Kalaupun membawa laptop harus yang lebih ringan dan tidak berat. Berkutik dengan Autocad atau Sketchup itu membutuhkan waktu berjam-jam di depan laptop atau komputer. Karena mendesain juga butuh ketelitian dan konsentrasi. Berjam-jam di depan komputer akan membuat mata saya lelah dan capek. Maka dari itu saya sebetulnya membutuhkan layar laptop yang aman untuk mata. Terutama untuk mata saya yang minus dan berkacamata. Laptop yang aman adalah laptop yang layarnya mampu melindungi pemakainya dari pemaparan sinar laptop itu sendiri.




Biasanya ketika menggunakan laptop selama berjam-jam akan mengakibatkan laptop itu menjadi panas. Maka dari itu untuk mengatasinya saya seringkali menggunakan kipas laptop tambahan untuk mendinginkannya walaupun di laptop itu sendiri sudah ada kipasnya namun suaranya cukup berisik. Kalau sedang mobile membawa perangkat kipas laptop akan terasa ribet dan memenuhi tas. Maka dari itu saya butuh laptop yang tidak lagi menggunakan kipas tambahan yaitu laptop tanpa kipas yang tidak akan panas bila dipakai berjam-jam dan menimbulkan suara berisik. 

Saya termasuk  orang yang sering mobile kalau weekend. Masa iya saya harus membawa laptop gede-gede selama mobile. Pastinya bikin capek dan lelah di punggung. Apalagi kalau dalam perjalanan barang  bawaannya sudah banyak sekali. Laptop ukuran besar itu sangat tidak praktis dan menuh-menuhin tas saja. Jadi untuk mempermudah bekerja selama mobile saya butuh laptop yang ukurannya kecil dan ringan serta  mampu membantu pekerjaan saya sebagai Arsitek. Jika ada permintaan klien dengan desain yang berbeda, saat mobile pun saya bisa merevisinya langsung. Jika butuh presentasi mendadak pun, seketika itu saya bisa langsung mengerjakannya. Laptop berupa Notebook menjadi solusi yang tepat. Apalagi jika didukung dengan software atau aplikasi untuk membuat sketsa dan konsep ketika menggambar. Asyik kali ya. 

Acara keluarga dan menginap di rumah saudara sering sekali menjadi acara rutin bulanan, jadi mau tak mau saya harus datang dan menginap.  Pekerjaan desain tetap saya bawa dan baru saya kerjakan bila acara sudah selesai. So, gak punya alasan lagi molor-molorin waktu deadline. Belajar disiplin supaya kepercayaan klien kepada kita tidak berkurang. Kalau kita sudah tidak dipercaya lagi  sayang dong uang tambahan dapur untuk mengepul bisa berkurang. 

Hobi yang menjiwai: Crafter


Saya tipe orang yang tidak bisa diam. Selalu saja ada hal yang ingin saya kerjakan. Selalu ada hal baru yang ingin dicoba. Ngecraft adalah salah satu hobi saya misalnya membuat bunga pita, bros pita, hand bouquet wedding, dan hias seserahan. Hingga akhirnya saya menamakan bisnis kecil-kecilan saya ini dengan nama "Fanbeelous Craft". Dari hobi ini saya pun bisa mendapatkan penghasilan sendiri. Untuk mencari inspirasi saya cukup mendapatkannya dengan browsing serta download gambar dan video melalui laptop. Kapasitas laptop yang besar dan maksimal akan mampu menampung size video yang besar pula. Sehingga bisa saya tonton di lain waktu, jika saya butuh sebuah inspirasi membuat craft.



Sejak kecil saya suka sekali membuat kerajinan apapun itu. Bahkan sampai sekarang sudah menjadi hobi. Menerima orderan dari teman menjadi pekerjaan sampingan selain profesi saya sebagai Banker. Mengerjakan orderan pun saya kerjakan ketika pulang kantor dan di hari Weekend. Alhamdulilah sih semuanya bisa dikerjakan dengan sempurna.




Seorang crafter juga tak jauh-jauh dari yang namanya Laptop. Laptop ringan sangat penting seperti Notebook. Banyak sekali inspirasi yang saya dapatkan di internet. So Notebook sebagai perangkat yang bisa membantu saya mencari inspirasi ketika ngecraft baik berupa gambar maupun video.

Notebook juga membantu saya mengedit foto-foto hasil craft saya untuk didokumentasikan sehingga bisa diupload di Instagram dan sosial media lainnya sebagai sarana promosi. Hasil dari orderan craft juga saya gunakan untuk menambah pundi-pundi dapur supaya tetap mengepul. Selain itu juga ditabung supaya ekonomi keluarga berjalan baik-baik saja.


Jiwa saya juga adalah Blogger


Ngeblog adalah sisi lain seorang saya. Sisi lain yang entah saya mulai tanpa ada keraguan. Berawal dari sebuah coretan-coretan di buku diary sampai akhirnya saya menemukan bahwa menulis adalah jiwa saya juga. Membuat blog untuk pertama kalinya hanya untuk mencurahkan apa yang saya rasakan, apa yang saya temukan, apa yang saya alami dan apa yang saya kerjakan. Sampai akhirnya kini menulis menjadi hobi saya yang sangat menjiwai. Dalam sebuah blog saya mencurahkan semuanya. Hingga akhirnya ngeblog menjadi sebuah realita kehidupan yang bisa menambah pundi-pundi dapur saya supaya tetap bisa mengepul. Rezeki bisa didapatkan dari arah mana saja. Maka dari itu saya tak hanya menggantungkan rezeki dari profesi kantoran yang saya geluti sekarang. Justru dari hobilah rezeki bisa datang tanpa kita sadari.



Bersyukurlah dari semua yang saya lakukan. Saya pun sering berburu lomba blog. Dengan kemampuan saya menulis dan terus belajar alhamdulilah saya pun bisa mendapatkan pundi-pundi rezeki dari blog. Berburu lomba blog demi mendapatkan hadiah memang tidak dapat dipungkiri. Menang kalah adalah hal yang biasa. Kalaupun menang rasa syukur yang terdalam bisa membantu suami untuk tetap mengepulkan dapur yang hampir padam. Memang sih pekerjaan dan hobi yang menghasilkan uang ini bukan kewajiban seorang istri demi kepulan dapur. Tapi sebagai seorang istri yang sayang pada suami. Saya pun harus siap membantu suami mencari penghasilan untuk kehidupan kita hari ini dan hari berikutnya. Mencari nafkah bukan kewajiban seorang istri tapi sebagai istri saya hanya ingin membagi tanggung jawab mencari nafkah juga demi meringankan beban suami. Pekerjaan dan hobi ini bukan sebuah paksaan, tapi sebuah panggilan jiwa yang terdalam. Untuk sebuah kepulan api yang tak akan pernah padam selama kita berdua masih dalam kebersamaan cinta dan kasih sayang yang abadi.






Ngeblog  memang membutuhkan modal perangkat yang switchable. Mudah dan ringan dibawa kemana saja. Ngeblog akan selalu bergelut dengan yang namanya layar komputer. Saya seringkali menulis di waktu pekerjaan kantor sedang renggang. Terkadang handphone menjadi perangkat yang paling berguna. Tapi dibalik itu semua tetaplah saya lebih senang menulis dan ngeblog di layar besar seperti  laptop. Selain lebih leluasa menulis, juga lebih mudah mengedit foto menggunakan software Photoshop atau Corel Draw dengan layar yang memang cocok dengan besaran pandangan mata. 

Blogger juga seringkali diundang ke sebuah event-event. Jika di event tersebut diharuskan membawa Laptop, saya lebih senang membawa Notebook yang multifungsi karena ukurannya yang kecil, ringan dan tidak memenuhi ukuran tas yang kecil. Apalagi setiap kali datang ke acara event saya selalu memakai kendaraan umum. So, kalau bawa laptop berat-berat ke suatu event sepertinya bikin ribet dan bikin capek membawanya. Betul tidak? 

Laptop adalah modal penting bagi saya yang seorang pekerja kantoran, Arsitek, Crafter dan Blogger.  Apalagi sekarang ini kedua laptop saya yang ukurannya besar-besar yaitu 15 inch dan 14 inch usianya sudah tua dan ogah-ogahan diajak kerjasama. Yang satu punya saya dan satu lagi punya suami. Selain baterainya cepat drop dan harus selalu tercharger ketika dihidupkan, kapasitas memori komputernya sudah penuh dan tak mampu lagi menampung size file-file berupa gambar dan video yang cukup besar. Padahal pekerjaan menggambar apalagi mengedit foto seperti Photoshop dan Corel Draw membutuhkan kapasitas memori yang besar dalam menyimpan gambar. Sedih rasanya ketika saya tahu bahwa kedua laptop itu sudah mulai renta dan tak mampu lagi diajak bekerja sama. Sedangkan pekerjaan dan hobi sangat membutuhkan perangkat tersebut. Apalah artinya saya bekerja dan berhobi tanpa laptop.

Namun untuk membeli laptop yang ringan berupa Notebook yang bagus tetap harus bermodal duit. So saya harus lebih giat lagi mencari tambahan uang dapur supaya ada sisa-sisa yang bisa disimpan untuk membeli Notebook baru yang lebih oke dan ringan. Mudah mudahan laptop yang lama meskipun sudah renta masih bisa diajak bekerja sama di detik terakhirnya sampai saya bisa menabung dan membeli Notebook baru.

Impian Memiliki Acer Switch Alpha 12


Impian saya adalah Notebook Acer yang terbaru yaitu Acer Switch Alpha 12. Saya sudah mengincarnya karena perangkatnya yang ringan dan top banget. Notebook ini bisa jadi menjadi perangkat yamg mendukung profesi saya sebagai Banker dan juga Arsitek, Crafter dan Blogger. Di era digital Notebook itu penting sekali. Banyak hal yang bisa saya lakukan dengan Notebook dan banyak hal yang bisa saya dapatkan melaluinya. Karena beberapa keunggulan dari Notebooklah menjadikan saya jatuh hati kepada Acer  Switch Alpha 12, diantaranya adalah: 






 1.  Performenya yang ramping dan efisien.




Impian saya nanti akan membeli Acer Switch Alpha 12 ini sebagai pengganti laptop lama yang sudah lelah bekerja, karena ukurannya yang ramping dan lebih efisien jika dibawa kemana-mana. Apalagi saya sering mobile terutama di kala weekend. Bodi Acer yang tipis dan bobot yang ringan sangat mudah dibawa dan diletakkan di tas selempang saya. Switch Alpha 12 memiliki display 12”  dengan resolusi tinggi yaitu QHD (2160 x 1440), sehingga saya tidak perlu membawa tas ransel yang berat. Sangat efisien bukan? Switch Alpha 12 didesain sangat fleksibel mengikuti kebutuhan penggunanya, yaitu dari mode tablet bisa diubah menjadi notebook atau sebaliknya. Jadi  bisa diubah sesuai dengan kemauan pengguna. Caranya cukup dengan melepas dan memasang kembali keyboard docking yang dilengkapi engsel magnet dengan cepat dan aman.

 2. Aman untuk Mata

Seperti yang saya jelaskan diatas. Laptop yang saya inginkan adalah yang mampu melindungi dan tidak merusak mata ketika harus dipakai berjam-jam. Dengan Acer Switch Alpha 12 ini saya tak perlu takut dan ragu lagi berdiam berjam-jam menatap layar notebook karena Switch Alpha 12 memiliki screen protection terhadap mata yaitu dengan adanya keyboard docking. Desainnya yang super tipis dan dilengkapi dengan lampu backlit sehingga saya bisa tetap mengetik dan menggunakan notebook meskipun berada di ruangan dengan pencahayaan redup. Selain itu juga  dilengkapi kickstand yang sudutnya bisa diatur hingga 165 derajat sesuai dengan sudut pandang yang saya inginkan. Mengerjakan pekerjaan gambar dan ngeblog akan lebih nyaman dan bikin betah berlama-lama. Pekerjaan jadi cepat selesai dan waktu akan lebih efisien.


Selain itu layarnya yang kecil hanya 12 inci dengan resolusi QHD (2160 x 1440 pixel) sudah dilengkapi dengan teknologi IPS. Sehingga menghasilkan tampilan gambar yang tajam dan warna yang baik dari berbagai sudut. Keberadaan  teknologi Blue Light Shield juga mampu melindungi pandangan mata secara langsung ke layar dan membantu mengurangi emisi cahaya biru pada layar. Berlama-lama memandang layar notebook tidak akan membuat mata cepat lelah. Sangat cocok bagi saya yang pekerjaannya menggambar dan ngeblog dengan berbagai software yang mendukung.

 3. Performa Kencang dengan Fitur Terdepan




Untuk mendukung profesi dan hobi saya, Switch Alpha 12 ini memang cocok menjadi pilihan saya. Notebook ini sudah 2 in 1 dan mempunyai performa yang kencang  karena  sudah menggunakan prosesor Intel Core i Series generasi ke-6 yang kinerjanya sangat kencang dan hemat energi. Dengan performa itulah menjadikan Acer Switch Alpha 12 levelnya lebih tinggi dibandingkan produk sejenis yang masih mengandalkan prosesor Intel Core M.

4. Transfer Data lebih  Cepat




Sebagai pekerja kantoran, Arsitek dan Blogger seringkali saya mentransfer data dari laptop ke USB ataupun sebaliknya. Maka dari itu saya butuh potter yang mampu mentransfer data dengan cepat dan memiliki port bolak-balik yang praktis dan tidak ribet.   Justru di Switch Alpha 12 inilah yang sangat membantu pekerjaan saya. Fitur teknologi sudah dilengkapi dengan port USB Type-C dengan USB 3.1 gen 1 yang mampu mentransfer data dengan kecepatan hingga 5 Gbps yaitu 10 kali lipat lebih kencang dibandingkan USB 2.0. Saya juga bisa menggunakan port USB Type-C  sebagai output video dan sumber daya yang mampu mengalirkan hingga 4.5W untuk gadget yang saya punyai. Keren bukan. Tidak butuh waktu lama untuk menunggu data yang ditransfer. Praktis dan cepat.

5 . Dilengkapi dengan Pen Digital

Dengan adanya pena digital Active Pen yang berfungsi untuk mencoret-coret layar, sangat memudahkan saya sebagai arsitek membuat konsep dan desain menggunakan pen sebelum langsung dituangkan ke dalam software Autocad atau Sketchup. Saat menggunakan fitur Windows Inks, pena tersebut membantu saya dalam  mengatur ketipisan dan ketebalan garis atau membuat sketsa gambar digital lebih presisi.


Tak hanya itu, keberadaan pen digital ini juga bisa memudahkan saya membuat kerangka-kerangka untuk menyusun tulisan di blog karena mempunyai Stylus dengan sensitivitas hingga 256 tingkat tekanan yang  membuat tulisan digital saya lebih rapi dan mudah di layar. Kreatifitas tanpa batas akan lebih mudah dijalankan.

 6. Memiliki Pendingin Tanpa Kipas




Menggunakan notebook berjam-jam  biasanya akan menurunkan performa perangkat yang kita punya tersebut akibat overheating. Namun dengan Acer Switch Alpha 12 ini penurunan performa perangkat saya tidak perlu ditakutkan lagi, karena Switch Alpha 12 sudah dilengkapi dengan sistem pendingin tanpa kipas konvensional yaitu teknologi Acer LiquidLoop™ yang mengandalkan pipa berisikan cairan pendingin untuk menstabilkan suhu prosesor Intel Core i Series di dalamnya secara optimal. Switch Alpha 12 dapat beroperasi senyap dan tidak berisik. Jadi ketika saya bekerja saya tidak perlu terganggu lagi dengan suara notebook yang berisik akibat kipas konvensionalnya. Saya bisa lebih konsentrasi bekerja tanpa gangguan-gangguan. Notebook saya pun terbebas dari debu karena adanya  pendingin tanpa kipas atau fanless. So, notebook saya akan lebih panjang umur dan lebih awet dong.

Menggunakan notebook yang berventilasi udara dengan cara dipangku ataupun diletakkan di kasur terkadang cukup mengganggu kenyamanan beroperasi dengan perangkat. Namun dengan Switch Alpha 12 sistem fanlessnya yang tanpa ventilasi udara akan nyaman digunakan dan tidak membuat pangkuan saya panas serta menghemat daya baterai. Selain itu juga bisa digunakan dalam waktu yang lama tanpa merasa khawatir tidak menemukan colokan di sekitar kita.




Dari keunggulan-keunggulan diatas, tentunya sebagai Banker, Arsitek, Crafter dan Blogger yang saya jalani akan mudah dan cepat dikerjakan. Waktu deadline yang bersamaan tak kan menjadi penghalang untuk mengerjakan beberapa aktivitas tersebut. Manajeman waktu memang sangat diperlukan. Disiplin dan tidak asal-asalan. Selain itu juga dukungan dari perangkat seperti Notebook yang mampu bekerja sama ketika profesi dan hobi sedang kita jalani. Kebutuhan akan adanya Notebook adalah hal yang dasar dan bukan lagi kebutuhan yang mewah. Apalagi jika kita hidup di dunia digital seperti sekarang ini. Dimana dalam mengerjakan segala hal sudah dalam versi digital dan tidak akan jauh dari perangkat digital bernama Notebook. Namun mengerjakan dua atau beberapa pekerjaan secara bersama-sama memang membutuhkan hati yang menjiwai. Rasa syukur yang banyak atas apa yang bisa kita lakukan.

Jika impian saya untuk mempunyai Notebook Acer Switch Alpha 12 ini ingin terwujud maka saya harus menabung dengan mengumpulkan duit melalui profesi saya sebagai pekerja kantoran serta Arsitek dan hobi saya sebagai Crafter dan Blogger. Hitung-hitung notebook tersebut sebagai modal dasar untuk menghidupkan kembali dapur yang padam. Untuk mendapatkan  Switch Alpha 12 Core i5 saya hanya cukup menabung sebanyak Rp 13,799,000, sedangkan Switch Alpha 12 Core i7 sebesar Rp 19,999,000. So, ayok berburu Acer Switch Alpha 12 untuk membantu pekerjaan profesi dan hobimu seperti impian saya ini. Doakan ya saya mempunyai Notebook impian ini. Amin.



Sunday, November 13, 2016

Dunia Digital Memudahkan Aktivitasku Tanpa Batas

Saya mengenal komunikasi dengan handphone sejak jaman kuliah di semester dua, itupun  dibelikan oleh orang tua  yang harganya murah. Asalkan cukup umtuk sms dan telepon saja itu sudah cukup. Saat itu sih belum ada era digital internet HP seperti saat ini. Jadi masih fitur 2G. Berhubung baru pertama kali mempunyai handphone saya jadi bingung mau memakai Sim Card apa baik itu kekuatan sinyalnya maupun murah harganya. Saya coba tanyakan kepada teman-teman kampus dan kebanyakan mereka memakai Sim Card biru, uning, hijau dan orange. Tapi untuk keluarga saya semuanya memakai Sim Card Telkomsel baik itu kartu Halo, Simpati maupun As. Sinyal Telkomsel pun tak diragukan. Lancar dan tidak ngadat. Telkomsel merupakan anak perusahaan dari Telkom. Sedangkan kartu Simpati merupakan produk dari Telkomsel.

Akhirnya setelah ditimbang-timbang dan berpikir lama, saya beli saja Sim Card Telkomsel Simpati. Pada saat itu sih harga nomor perdanyanya masih mahal. Nomor yang saya gunakan angkanya lumayan cantik dengan harga Rp.150.000. Mengapa akhirnya saya memilih Simpati, karena bisa menelepon murah ke keluarga  dengan menggunakan Talk Mania. Jadi gak bikin boros pulsa. Maklumlah anak kos yang jauh dari keluarga akan selalu kangen dan rindu keluarga. Satu-satunya ya dengan menelepon dan mendengarkam suara keluarga terutama ayah dan ibu. Handphone menjadi media digital yang sangat membantu dikala itu. Mengirim surat dengan Pos sudah tidak berlaku lagi, karena butuh waktu yang lama. Sedangkan dengan HP, hanya butuh waktu singkat dan hitungan menit saja. Lumayanlah dengan harga segitu untuk ukuran mahasiswa seperti saya pada waktu itu. Berhubung masih mahasiswa, beli pulsa Rp. 100.000  harus cukup selama sebulan. Makanya harus diirit dan tidak keseringan menelepon. Kalau habis di tengah bulan terpaksa deh gak bakalan diisi tuh pulsa sampai akhir bulan lagi. Anak kos kan uangnya pas-pasan.

Cara Menggunakan Talk Mania, cukup dengan menekan tombol:
     -   *999*99# atau
     -   *999*90#

Model HP saya waktu itu masih belum ada jaringan internet dan tidak bisa bersosmed ria. Jadi gak perlulah membeli paket data untuk internet. Cukup ke warnet saja kalau ingin browsing mbah google karena jaman itu warnet lagi menjamur tidak seperti sekarang. 

Dulu masih booming ringtone di HP, dimana kita yang menelepon bisa mendengarkan lagu selama panggilan, saya pun ikut-ikutan meramaikan dengan menggunakan ringtone HP. Tapi untuk anak kos seperti saya, ringtone HP cukup menguras uang jajan karena mahal. Cukup sekali saja hanya sekedar mencoba.  Memang aktivitas digital di jaman 2G tidak terlalu banyak dan bermacam-macam seperti sekarang ini.

Sampai dengan saat ini pun saya masih setia dengan kartu Telkomsel Simpati. Meskipun harganya mahal dibandingkan kartu yang lain. Tapi saya masih cinta dan masih cukuplah uang gaji dipakai untuk membeli pulsa perbulannya. Ada harga ada rupa dong. Sinyal Simpati memang tak terkalahkan. Berada di ujung desa pun waktu pulang kampung ke Madura Hp saya tetap on dan sinyal tetap menyala tanpa putus. Bahkan ketika berada di sekitar gedung-gedung tinggi. Sinyal Simpati tetap paling oke. Cepat dan tak terkalahkan. Maka dari itulah mengapa saya tak pernah berpindah ke lain hati. Karena bagi saya Simpati telah membuat saya bersimpati lebih sampai benar-benar menjadi cinta. Eaaa. Lebay.

Disaat semuanya memakai Sim Card yang berpromo dan murah dengan paket internet yang bergiga-giga. Tapi saya tetap setia dengan Simpati karena sinyalnya yang tetap on. Modem internet pun saya memakai Simpati Loop. Selain sinyal dan internetnya secepat Roller Coaster. Simpati Loop juga memberikan promo internet yang murah.

Sejak Simpati memberikan promo-promo menarik sampai dengan saat ini, saya jadi lebih nyaman menggunakan kartu Simpati. Bahkan akses Simpati bisa lebih mudah dengan adanya aplikasi My Telkomsel. Saya tahu aplikasi ini dari teman saya.

"Fan, mau dapat pulsa gratis 50 ribu gak?"
"Eh gimana caranya, Lin? Emang kamu dapat?"
"Dapat dong. Baru saja aku coba. Nih kamu tinggal instal aplikasi My Telkomsel. Nah terus kamu isi data kamu. Nanti bakalan langsung dapat pulsa 50 ribu. Bisa digunakan untuk telepon dan sms. Kamu sudah instal belom?"
"Wah.. serius nih Lin? Kalau benar saya mau coba ah.."

Akhirnya saya instal juga tuh aplikasi My Telkomsel dan ternyata benar saya dapat pulsa gratis dari Telkomsel  sebesar RP.50.000 selama 7 hari. Senangnya. Tapi hal ini hanya berlaku untuk yang pertama kali menginstal aplikasi saja. Kalau yang sudah pernah menginstal ya gak bakalan dapat pulsa gratis. Promo ini dulu pernah saya dapatkan. Saat itu hampir semua teman-teman saya yang berkartu Telkomsel berbondong-bondong menginstal aplikasi Telkomsel untuk mendapatkan pulsa 50.000. Asyik. Telkomsel tambah keren nih.

Caranya gampang lo:

1. Download aplikasi My Telkomsel di playstore HP kamu
2. Lalu daftarkan nomor Telkomselmu
3. Tutuplah aplikasi, kemudian buka lagi aplikasinya
4. Pulsa akan segera terkirim ke nomor yang kamu daftarkan

Yuks dicoba, tapi untuk sekarang ini promonya sudah habis. 

My Telkomsel juga sering mengirimkan pesan-pesan melalui sms di HP kita tentang bonus kuota dan pulsa yang bisa kita gunakan. Jadi saya lebih gampang untuk mendapakan informasi terbaru dari telkomsel. Selain itu di aplikasi My Telkomsel kita juga bisa tahu sisa pulsa kita tinggal berapa. Poin yang didapatkan berapa, begitu juga kuota internet, sms, telepon yang kita miliki di HP. mengeceknya gampang sekali khan. Nah untuk Poin Telkomsel ini, bisa lo kita tukarkan ke merchant-merchant yang ada di aplikasi seperti Lazada, Blanja, Blibli, dan lainnya. jangan lupa poin yang kita dapatkan juga bisa ditukarkan dengan undian akhir tahun nanti. Siapa tahu kan dapat rezeki akhir tahun. Kalau yang ini pastinya buat ibu rumah tangga seperti saya menjadi sesuatu yang diincar-incar yaitu berburu promo dan undian. Hehehe.

Promo dari My Telkomsel
My Telkomsel Saya

Poin yang saya dapatkan di kartu telkomsel

Pesta Akhir tahun dari telkomsel

Poin bisa ditukarkan dengan produk di Merchant

Semua kartu memang memberikan berbagai promosi paket data yang murah. Sekarang ini sudah jamannya beralih ke 4G. Tapi bagi saya Simpati tetaplah yang terdepan. Promo 4G yang ditawarkan oleh Telkomsel pun tak kalah murah meskipun sedikit lebih mahal dari kartu yang lain. Tapi sinyallah yang menentukan keunggulan dari Simpati. Di era digital ini kecepatan 4G memang sangat dibutuhkan sekali. Segala hal dari yang kecil sampai dengan yang besar pun sudah berbasis digital. Meskipun tidak menutup kemungkinan yang manual juga masih digunakan. Namun kecanggihan teknologi digital akan memudahkan kita melakukan segala hal secara cepat dan singkat. Apalagi bagi saya yang seorang ibu rumah tangga, bekerja kantoran, ngeblog dan juga crafter. Semua pekerjaan di dalamnya perlu dukungan alat-alat digital supaya mudah dan lancar tanpa batas dan tidak membuang-buang waktu.

Dengan kecepatan dan sinyal yang lancar bagaikan Roller Coaster saya bisa melakukan segala aktivitas yang saya lakukan secara online dalam satu waktu dan cepat. Nah, sekarang apa yang bisa saya lakukan jika saya yang punya banyak kegiatan dan tak haus oleh ilmu? Mau tahu? 

Ini adalah beberapa kegiatan yang bisa saya lakukan dengan teknologi digital saat ini:

1.      Sebagai Ibu Rumah tangga

Ibu rumah tangga adalah pekerjaan wajib bagi seorang wanita. Banyak pekerjaan yang tak akan di dapatkan di dunia sekolah. Sehingga seringkali apa yang saya lakukan membutuhkan ketangkasan, kecepatan dan keteraturan. Pekerjaan ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang multitasking, mulai dari menjadi manager keuangan, manager buat anak, manager buat suami, manager pekerjaan rumah, manager memasak dan lainnya. Tentunya semua itu harus dilakukan bersama-sama dan tidak akan pernah ada hentinya. Sebagai ibu rumah tangga, di era digital ini terutama adanya Hp dan internet, membantu memudahkan pekerjaan saya. Misalnya,

a.       Melakukan transaksi online. Era digital sangat memudahkan sekali bagi kita melakukan berbagai aktivitas yang bisa dilkukan secara online. Pembayaran online merupakan salah satunya. Misalnya pembayaran untuk pembelian tiket kereta api dan pesawat, melakukan pembayaran online shop, pembayaran listrik, PDAM dan yang berhubungan dengan rumah tangga, saat ini sudah bisa dilakukan menggunakan HP melalui Mobile Banking. Kita tidak perlu jauh-jauh datang ke ATM atau kantor yang dituju untuk melakukan itu semua. Praktis dan mudah. Cepat dan tak butuh waktu lama. Cukup menginstal aplikasi Mobile Banking yang kita punyai dan mendaftarkan No HP yang kita punya di bank-bank terdekat.

Era digital memunculkan banyak olshop yang memudahkan customer membeli hanya cukup dengan satu aplikasi di HP. Hanya cukup melihat barang yang diinginkan, beli dan bayar. So tinggal menunggu barang datang esoknya. Hal ini sangat memudahkan sekali. Seperti ketika kebutuhan rumah tangga saya habis, sedangkan saya tidak punya waktu untuk pergi ke mall atau pasar. Nah, saya bisa dong menggunakan aplikasi online shop untuk berbelanja apa yang saya butuhkan dalam waktu cepat. Tidak perlu menuju tempat yang dituju, cukup dengan hitungan menit dan kecepatan jari memilih barang di aplikasi, tinggal beli dan bayar melalui Mobile Banking. Sudah deh. Walaupun butuh ongkos kirim tapi kita tak perlu capek-capek mengeluarkan biaya transportasi offline. Semua pekerjaan dan kebutuhan bisa segera terpenuhi. Yang penting adalah sinyal sumpati yang menemani hari hari belanja onlineku.
Berhubung saya pakai kartu Telkomsel Simpati, melakukan berbagai transaksi online bisa juga lo dengan menggunakan T-Cash. Salah satu produk Simpati yang bisa dilakukan hanya dengan menggunakan kartu Simpati. T-Cash ini merupakan layanan uang elektronik mobile dari Telkomsel, dengan lisensi resmi dari Bank Indonesia. Berbeda dengan pulsa, TCASH dapat digunakan untuk membayar tagihan, berbelanja, transfer uang, dan banyak lainnya.

Cara menggunakan T-Cash sangat mudah lo, yaitu:

a.       Aktifkan T-Cash dengan cara menghubungi *800*88#
b.      Isi Saldo T-Cash di  Grapari terdekat , Jaringan ATM Bersama, BCA atau Indomaret terdekat.
c.       Gunakan T-Cash untuk bertransaksi.

                Banyak hal yang bisa saya lakukan dengan menggunakan T-cash:

      a.       Bayar Cepat Pakai tap. Dengan teknologi NFC terbaru, TCASH menawarkan cara pembayaran paling modern, aman, dan nyaman. Rasakan sensasi lebih dari sekedar membayar. Dapatkan stiker TCASH TAP atau download aplikasi TWallet.


      b.      Belanja Online. TCASH hadir untuk mempermudah transaksi belanja kamu
      c.       Bayar beli di HP

                 - Pembayaran Pulsa
    
Langkah-langkah isi pulsa


            - pembayaran Kartu Halo
langkah-langkah pembayaran kartu halo

                 -Pembelian Tiket
langkah-langkah pembelian

      d.      Kirim uang. Dengan TCASH kirim uang jadi lebih mudah, untuk siapapun, dimanapun dan kapanpun bahkan yang tidak memiliki rekening bank. Transaksi kirim uang dan tarik tunai hanya dapat dilakukan oleh pelanggan full service.

Langkah-langkah kirim uang


           Kalau tidak ada kendaraan pribadi untuk berbelanja ke pasar atau mall cukup dengan memesan               transportasi online melalui sebuah aplikasi. Murah dan praktis lo. Pekerjaan menjadi Ibu Rumah Tangga teratasi dengan mudah dan cepat selesai.



2.      Sebagai Pekerja Kantoran

Tidak hanya sebagai ibu rumah tangga, saya pun juga seorang pekerja kantoran yang harus stand bye di kantor dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Pekerjaan kantoran juga membutuhkan aplikasi digital untuk mempermudah pekerjaan. Dengan adanya email di HP, mengirim dokumen-dokumen pekerjaan menjadi lebih cepat dan mudah. Berkomunikasi dengan atasan, rekan kerja dan juga bawahan pun bisa lebih mudah dengan adanya berbagai macam media komunikasi seperti Whatsapp dan BBM. So tidak perlu lagi pergi ke wartel. Di dalam perjalanan pun komunikasi digital ini sangat penting lo. Maka dari itu kelancaran dan kemudahan berkomunikasi tentunya diikuti dengan kecepatan dan kelancaran penggunaan internet pada kartu yang dipakai. Simpati menjadi pilihan terdepan dalam aktivitasku berkomunikasi online.

3.      Sebagai Crafter

Hobi crafter sudah saya geluti sejak dulu. Tapi untuk lebih seriusnya baru-baru ini saya jalani yatu membuat hias hantaran nikah dan mahar. Karena hobi bisa menjadi duit, maka  saya usahakan hobi saya ini benar-benar menghasilkan duit. So, dengan bermodal HP dan sinyal yang selalu on, saya bisa mempromosikan hasil craft saya di media sosial dan media komunikasi online, baik itu Facebook, Instagram, Twitter, G+, Pinterest, Whatsapp, maupun BBM. Saya pun bisa membuka online shop di situs-situs belanja dengan cukup menginstal aplikasinya dan mendaftarnya. Dengan begitu hasil craft saya bisa dilihat dan diketahui banyak orang dan akan mudah untuk menjangkau konsumen yang memang berminat dengan hasil karya saya. Beruntunglah dengan adanya itu semua, saya akhirnya mendapatkan konsumen yang memesan hasil karya saya. Saya pun bermimpi suatu saat hobi saya ini menjadi bisnis yang besar dan disukai banyak orang. Artinya banyak yang order. Amin. Mudah-mudahan terwujud ya.

Hasil craft saya di IG


Nah buat para pebisnis. Era digital sangat memudahkan sekali. Apalagi saya juga suka bisnis craft hias hantaran. Saya pun cukup mendaftar secara online di HP misal di online shop seperti Bukalapak, Lazada, Matahari Mall, Tokopedia dan Shoppe. Tinggal menunggu konsumen membeli barang kita. Dengan adanya online shop ini kita tak perlu membuka toko offline yang tentunya membutuhkan biaya sewa toko yang mahal. Kecuali memang dagangan kita ada offline shopnya. Pokoknya era digital tuh memudahkan kita berdagang apa saja sampai barang-barang kecilpun bisa dijual. Cukup bermodalkan HP yang berinternet dan sinyalnya wes wes.

Untuk melakukan promosi di media online tentunya internet saya harus selalu on dong. Aplagi kalau memakai instagram yang memang memakan kuota banyak. Jadi saya harus mempunyai paket internet di HP yang kapasitasnya besar dan bergiga-giga. Walaupun modal untuk pulsa ini besar, tapi tak akan menyurutkan saya untuk berpromosi di internet dan berbagai media sosial.

4.      Sebagai Blogger

@Posting Blog

Terakhir adalah saya memang seorang blogger. Menjadi blogger memang harus sering posting tulisan di blog. Ngeblog menjadi hobi saya sejak kuliah. Dengan ngeblog saya bisa menyalurkan seluruh isi kepala, termasuk hobi yang saya geluti. Di dunia digital ini saya bisa posting blog dalam hitungan waktu. Ngeblog dimanapaun dan kapanpun bisa saya lakukan dalam waktu cepat. Termasuk di sela-sela pekerjaan kantor maupun rumah. Asalkan kalau ngeblog waktu dikantor tidak mengganggu pekerjaan kantor dan tidak diketahui atasan ya. Eh kok saya curcol.

Blog saya 


Ngeblog di HP membuat saya tak perlu lagi membuka laptop yang ukurannya besar. Hp membantu saya bisa menulis dan posting blog  secara singkat kemudian mengesharenya di sosmed supaya dibaca banyak orang. Di dalam aktivitas ngeblog ini tentu saja sinyal internet dari Simpatilah yang menentukan apalagi kalau tidak ada Wifi. Kalau posting lomba blog yang waktunya sudah mepet, sinyal internet memang sangat dibutuhkan. Supaya apa yang kita posting di waktu jadwal deadline seperti saya bisa secepat kilat mengirim link blog ke panitia lomba. Syukur-syukur menang lomba. Gak menang pun yang penting sudah bisa menulis menyalurkan hobi di era digital ini.

Menulis blog adalah salah satu aktivitas di era digital yang patut dikembangkan bagi generasi muda. Menulis secara manual saat ini mulai beralih ke digital. Namun kegiatan ngeblog juga perlu didukung dengan kegiatan membaca. Meskipun saat ini perpustakaan manual sangat jarang dikunjungi tapi perpustakan digital sudah banyak berseliweran di Google. Tinggal mau pilih yang mana. Perpustakan digital ini sangat ringkas dan bisa dibaca dimana saja hanya bermodalkan HP  tanpa harus membawa buku yang tebal dan memenuhi tas. Budaya menulis dan membaca inilah yang perlu diterapkan di generasi muda sekarang. Karena di era digitallah, segala kemudahan bisa kita dapatkan. Apa yang tidak ada secara konvensional  maupun manual insyaallah ada secara digital. 

@Posting sosial media.

Instagram adalah sosial media yang sering saya gunakan. Terutama untuk memposting Foto yang saya dapatkan dari job blog dan juga untuk memposting tentang hobi craft yang sedang saya jalani. Saya bisa mempromosikan hobi craft saya dengan langsung memfotonya menggunakan HP dan langsung menguploadnya di IG. Mengedit foto pun juga bisa langsung di HP dengan cukup menginstal aplikasi edit foto yang banyak banget di Play Store. Karena dunia digital berkembangnya begitu pesat saat ini banyak sekali bermunculan  aplikasi edit foto yang oke punya tanpa harus membuka laptop seperti Picsart, Snapseed, Line Camera dan lainnya. Sinyal Simpati membantuku memudahkan upload foto dengan cepat bila sedang tidak ada Wifi.  So saya bisa selalu update tentang pekerjaan yang menjadi hobi saya.  

@Menerima dan mengirim email

Nah ini juga penting. Banyak sekali aktivitas yang berhubungan dengan email, baik itu untuk mendaftar dan mengirim link lomba blog, serta mengirim dokumen-dokumen digital. Semuanya akan dimudahkan hanya cukup dengan mengirim email saja. Meskipun pengiriman manual seperti pos masih ada, tapi waktu menjadi bagian penting di era digital ini terutama untuk dokumen-dokumen atau file-file yang memang bisadikirim melalui email.

@Sekolah online 

Menjadi blogger, tak hanya menulis saja yang menjadi aktivitasnya. Tetapi Blogger juga butuh ilmu yang banyak, misalnya ilmu membuat Vlog, Ilmu mengolah foto yang cantik, Ilmu, mengolah Blog, ilmu membuat novel, ataupun cerpen dan lainnya. Termasuk juga jika ingin menambah pengetahuan bahasa, juga belajar ilmu bahasa secara online. Nah, sekolah tuh gak hanya offline saja. Ilmu-ilmu itu di era digital ini sudah banyak sekali bertebaran di internet dengan cara membuka kelas online. Cukup belajar melalui internet dengan cara diberi materi-materi dan soal-soal secara online. Sekolah ini tidak perlu membutuhkan tatap muka. Namun dengan sekolah online ini, kita cukup bermodalkan internet saja. Cukup gampang dan praktis. 

Banyak grup-grup di media sosial melakukan kelas-kelas online dengan membagikan materi melalui email maupun chating. Simple kan. Belajarpun bisa dimana saja kita berada dan tak perlu ribet-ribet ke kampus. Hanya sayangnya dengan sekolah online ini kita tidak bisa bertemu langsung dengan si mentor atau tatap muka langsung dengan teman-teman sekelas. Tapi tenang saja, era digital tak akan membatasi silaturrahmi kita dengan orang baru. Tinggal janjian dimana dan bisa belajar bersama. So bisa saling kenal kan? 

Itulah beberapa aktivitas yang saya lakukan selama ini. Mungkin aktivitas saya tidak seberapa sih, karena di luar sana masih banyak orang yang lebih padat aktivitasnya. Tapi dengan adanya #indonesiamakindigital, tentunya kita sebagai manusia yang berilmu harus terus bisa mengikuti perkembangan jaman. Jangan sampai kita ketinggalan dan tertinggal jauh. Asalkan apa yang kita ikuti tidak menyimpang dari aturan yang ada. Perkembangan era digital ini akan menuntut kita untuk berkembang dan belajar lagi. Banyak segi positif yang kita dapatkan di era digital. Segala pekerjaan bisa dilakukan dengan mudah, cepat dan lancar. Termasuk apa yang menjadi pekerjaan saya sehari-hari.

Era digital adalah era terdepan, namun budaya dan adat istiadat jangan sampai dilupakan atau tergerus dengan adanya teknologi digital. Apa yang kita tanamkan dari nenek moyang harus tetap kita pegang teguh. Kemajuan jaman bukan berarti kita melupakan tradisi dan budaya. Justru dengan adanya kemajuan jaman di era digital apa yang sudah ada bisa dikembangkan bisa lebih jauh lagi. So #indonesiamakindigital akan membuat kita bisa lebih berkarya dan berkarya lagi menghasilkan sesuatu yang positif dan berguna bagi diri-sendiri, orang lain dan bangsa. Dengan #indonesiamakindigital segala aktivita yang kita kerjakan akan menjadi lebih mudah dan tanpa batas.

Tetap semangat dan terus berkarya.


Saturday, November 12, 2016

Asyiknya Belajar Photoshop di Kelas Blogger bersama Mas Satto Raji

Kali kedua tanggal 30 Oktober 2016 hari Minggu kemarin saya menghadiri #KelasBlogger ke-11. Saya sangat antusias dengan adanya #KelasBlogger kali ini. Kali pertama ikutan temanya adalah membuat Vlog tapi untuk kelas kali ini temanya adalah Photoshop. Ye ye ye. Materi ini sudah lama ingin saya ikuti. Meskipun sudah lama kenal dengan yang namanya photoshop sejak kuliah tapi sampai sekarang saya belum canggih bener kalau ngedit foto pakai photoshop. Dulu sih sampai dibela-belain beli bukunya. Tapi ya tetap saja belum profesional banget kalau ngedit foto. Plangak-plongok karena cukup sulit.

Mengolah Foto untuk Blog Mrnggunakan Photoshop (doc. Satto Raji)


Kelas Blogger 11 (doc. pribadi)

Beruntung sekali saya bisa hadir di Kelas Blogger 11. Kebetulan tempatnya tidak di kantor Kudo, tapi di Mitra Terrace daerah Gatot Subroto Jakarta. Lokasinya pun di sebelah Hotel Kartika Candra.

Fasad depan Mitra Terrace (doc.pribadi)

Sedikit cerita sih menuju lokasi. Saya sempat nyasar mau ke arah Blok M dan nyangkut di kantor Mabes Polri. Mana daerahnya sepi lagi. Akhirnya nanya-nanya sama pak polisi yang sedang berjaga. Mereka bilang kalau gedung Mitra Terrace tuh kelewatan. Saya disaranin naik gojek saja karena cukup dekat. Untung saya gak turun di Blok M. Kalau turun disana mah jauh banget kali jarak tempuhnya. Naik gojek pun kemahalan pastinya. Baiklah akhirnya saya putuskan naik gojek saja. Langsung buka aplikasi dan pesan. Syukurlah ongkosnya cuma Rp.7000,- saja. Tak berapa lama abang gojek datang dan sampai deh di Mitra Terrace. Ah akhirnya lega juga dah sampai tempat acara. Padahal tadi dah deg-degan di daerah yang buta lokasi sama sekali. Tadi sih hampir saja abang gojeknya kebablasan. Untung saya melihat papan nama di depan pintu masuk bertuliskan Mitra Terrace. Selamat. Selamat. Gak jadi nyasar lagi. Hehehe.

Atap mitra Terrace (doc. pribadi)

Sampai lokasi beruntung saya belum terlambat. Para peserta #BCKB11 sudah beberapa orang yang datang.  Sampai di lokasi, saya mengisi buku kehadiran yang dijaga oleh Mbak Tia. Sebelum acara dimulai nih, saya mau cerita dulu tentang Gedung Mitra Terrace ini. Dari kejauhan sudah tampak papan tulisan Mitra Terrace di fasad bangunan. Bangunan yang atapnya berbentuk tenda berwarna putih ini sangat khas. Mirip kayak tenda di Mekkah. Mengapa disebut Terrace? Mungkin karena interiornya berbentuk terrace, luas seperti teras dan atapnya hanya bertenda. Pertama kali masuk langsung ada stage panggung untuk acara dan ada tatanan kursi untuk pengunjung. Di bagian atas ada balkon yang bisa dilewati melalui tangga. Nah di teras atas ini nih tempatnya sangat instagramable. Ada stage yang ditata dengan tempat duduk yang berumput sintesis warna hijau. Cocok banget buat foto-foto dan dipajang di IG. Contohnya nih foto teman kelas blogger yang satu ini. Beuhh gayanya gak nahanin deh. Cucok jadi foto model. Namanya Imawan Anshari. 

Stage/Panggung acara di Mitra Terrace ( doc.pribadi)

Eksterior Room Mitra Terace (doc.pribadi)


Di  tempat ini juga dipasang quotes-quotes dari berbagai tokoh terkenal di dunia baik dalam negeri maupun luar negeri. Asyik banget. Tempatnya juga coozy banget deh. Mushollanya juga enak banget. Unik karena bangunannya berbentuk segitiga dan tepat di depan imam menggunakan kaca warn-warni sebagai pencahayaan. Ada juga planting tanaman yang diletakkan di pot-pot besar. Bikin adem.

Quotes-quotes keren di Mitra Terrace (doc.pribadi)

Musholla di Mitra Terrace (doc.pribadi)

Interior Star Dimsum -Mitra Terrace (doc.pribadi)

Tadinya sih acara Kelas Blogger bakalan diadakan outdor dekat stage ini. Tapi berhubung ada kendala pemasangan layar akhirnya pindah deh ke indoor yaitu di Star Dimsum, ruangannya coozy banget. Ada AC nya lagi. Nyaman deh pokoknya dan ada pool barnya juga. Meskipun ruangannya kecil tapi cukup banget menampung 50 orang peserta dan juga panitia Kelas Blogger.

Star Dimsum Mitra Terrace (doc pribadi)

Kali ini maing-masing peserta Kelas Blogger tidak perlu membawa potluck karena menu makan siang sudah disedikan oleh pihak Mitra Terrace. Yeay asyik dong. Ini karena Kelas Blogger bekerja sama dengan Blogger Crony dalam penyelenggaraannya, makanya disebut #BCKB11. Asyik ya dua komunitas bisa bekerja sama begini. 

Acara dimulai jam 09.00 WIB. Berhubung kelasnya membahas fotoshop jadi masing-masing peserta harus membawa laptop dan harus sudah menginstal aplikasi fotoshop juga. Bagi yang belum menginstal bisa kok dibantu oleh panitia untuk menginstal aplikasinya. Nah, setelah semua siap dengan laptopnya masing masing dan menginstal fotoshop, acara dimulai dengan adanya sambutan pertama kali oleh mbak Liswanti sebagai panitia Kelas blogger. Ketua kelas untuk #KelasBlogger kali ini adalah mbak Tia. Lalu sambutan berikutnya adalah perwakilan dari #kelasblogger yaitu Kang Arul. Dilanjutkan mbak Wawa sebagai Makmin dari #BloggerCrony. Untuk pemateri fotoshop sendiri adalah mas Satto Raji. Nama aslinya sih Santo Rahmawan. Hmm, ternyata mas Satto ini adalah suami mbk Wawa lo. Baru tahu saya. mas Dede sebagai perwakilan dari Kelas Blogger yang ikut membantu teman-teman bila mengalami kesulitan waktu belajar. Tak hanya itu perwakilan dari Mitra Terrace sendiri juga memberikan sambutannya.

Sambutan di Kelas Blogger (doc.pribadi)


Pemateri Kelas Blogger 11, Mas Satto Raji (doc.pribadi♧

Selfie ki-ka ( saya, bowo, imawan, mbak hany dan ipan). doc. pribadi 

Kelas fotoshop dimulai oleh pemateri Mas Satto Raji. Pertama kali kita dikenalkan apa itu fotoshop dan fungsi tombol-tombolnya. Baru setelah itu dikenalkan bagaimana mengedit foto dengan mengatur tonenya baik itu saturation, higtlight, contrast, brightnest dan lainnya. Yang terpenting dari sebuah foto adalah  Warna, Konten/Moment dan Posisi. Para peserta pada antusias sekali. Belajar sendiri-sendiri dan saling bertanya antar teman kalau tidak tahu. Berhubung saya di sebelah peserta bernama Bowo. Ya kalau tidak tahu saya tanya sama dia. Eh giliran tanya ternyata dia juga gak tahu. Planga-plongolah kita. Akhirnya saya tanya teman di depan saya yaitu Ipan. Untung anak ini pintar  dan lucu lagi. Dengan sabarnya ngajarin kita. Kalau kita sudah mentok gak tahu baru deh langsung tanya ke mas Satto Raji. Dengan telaten pula mas Satto ini mengajari kita sampai bisa. Alhamdulilah saya bisa.

Adobe Photoshop 7 dan CS3 (doc. Satto Raji)
Menu pada Photoahop (doc. Saato Raji)


Hal penting pda sebuah Foto (doc. satto Raji)

Suasana Kelas Blogger 11 (doc.pribadi)


Nah pelajaran selanjutnya yaitu Memberi teks atau watermark pada foto dn juga menggabungkan dua buah foto. Ini nih yang cukup sulit untuk dipraktekkan. Maklumlah kita semua masih pemula dan belum ekspert. So, sama-sama saling belajar bersama ya. Di materi menggabungkan kedua foto ini cukup seru. Menyenangkan dan sesekali senda gurau tercipta. 

Nah menjelang makan siang kita istirahat dulu nih. Kebetulan makan siangnya menunya enak banget. Ada sup kepiting jagung, ikan gurame goreng, mie goreng, tumis buncis, tahu kecap dan buah-buahan seperti semangka dan melon. Minumannya es teh manis. Wah mantap deh. Sop jagungnya bikin nagih. Jadi pengen nambah lagi deh. Pelayanannya juga oke. Kalau gelas kita sudah kosong,  bakalan diisi lagi deh sama pelayannya. Asyik kan? Mantap.

Suasana makan siang Kelas Blogger (doc.pribadi)

Makan siang selesai lalu sholat dan sekitar jam 13.00 WIB berlanjut lagi kelasnya. Sepanjang Kelas Blogger ini, kita diharapkan untuk mengupload aktivitas yang ada di setiap sudut karena nantinya bakalan ada lomba Instagram dan akan ditentuin 3 orang pemenang dengan foto terbaik. Selain itu juga dibagikan banyak doorprize buat peserta. Asyik kan?

Para Pemenang  (doc.pribadi)

Menjelang akhir acara, diumumin para pemenang Instagram. Selamat ya buat yang menang. Kalian hebat deh. 


Acara selesai sekitar jam 15.00 WIB. Kemudian kami foto-foto deh di teras atas di tempat yang sangat unik dan instagramable. Yeay. Klik. Jadi deh foto bersamanya.

Foto bersama Kelas Blogger11 (doc.Liswanti Pertiwi)


Yang saya dapatkan di kelas ini banyak banget selain ilmu tentang edit foto pada fotoshop.  Saya mendapatkan teman baru, keakraban sesama teman blogger, saling belajar bersama dan bila tidak paham bisa saling bertanya. Suasananya kayak anak kuliahan lagi. Asyik banget. Dengan pelajaran ini banyak manfaat yang bisa kita dapatkan komunikasi antar teman terjaga, saling sharing ilmu meskipun sama-sama gak tahu dan juga menambah keakraban. Ya belajar kayak gini nih nyaman, banyak ketawa dan gak tegang. Apalagi nih yang namanya Ipan selalu saja bikin ngakak. Selalu saja bilang, "Kalau yang ini gak enak dipandang. Cari yang enak dipandang saja lah."
Hahahaha.


Terimakasih kelas blogger, ilmunya akan segera diterapin deh. Mudah-mudahan ada lagi nih kelas fotoshop yang lebih detail dan ekspert supaya ngedit fotonya lebih profesional kayak fotogafer keren2 itu tuh. Posting foto di blog lebih mendukung apalagi posting foto di IG. Siapa tahu kalau ada lomba foto IG bisa menang karena foto kita jadi kece. Dan siapa tahu juga bakalan dapat job di IG. Upss, amin aja deh.




So, Kelas Blogger gak cuma cukup disini saja. Bulan berikutnya bakalan ada Kelas blogger lagi lo. Yang mau ikutan pantengan fesbuknya ya. Materinya pasti tambah oke deh.

Berburu Voucher Murah di BambiDeal

Tiap kali weekend, ada saja keinginan untuk menghabiskan waktu berdua di luar rumah. Selain menghilangkan kebosanan juga supaya terasa leb...