Monday, December 18, 2017

Berani Berkarya Untuk Kemajuan Pembangunan Sekolah Usia Dini Ditengah Keterbatasan

Masa emas anak adalah berada pada umur 0-5 tahun. Maka dari itu di usia emas tersebut anak-anak membutuhkan pembentukan mental dan karakter sejak kecil sebelum masuk sekolah tingkat dasar. Anak adalah masa depan bangsa yang perlu dijaga dan dididik supaya bisa menjadi lebih baik dan bermanfaat dalam kehidupan.  Dasar pendidikan sejak dini harus kuat bagi anak berusia emas terutama soal pembentukan mental, karakter dan akhlak. Oleh karena itu,  sekolah merupakan tempat pendidikan kedua setelah rumah. 

Ibu Ira Makalim adalah sosok perempuan yang berperan penting dalam pendidikan anak PAUD di kelurahan Warakas Jakarta Utara. Beliau saat ini menjabat sebagai Kepala Sekolah PAUD Melati 01 sejak awal sekolah ini berdiri yaitu sejak tahun 2010. Perawakannya masih muda dan mempunyai semangat serta tekad untuk terus berjuang memajukan PAUD Melati menjadi lebih baik dan terdepan.


Ibu Ira Makalim sebagai Kepala Sekolah PAUD Melati
(Dokumen pribadi)

Saat ini Ibu Ira melanjutkan pendidikan S1 PAUD supaya bisa mendapatkan ilmu tentang PAUD dan lebih paham lagi tentang PAUD. Dari tekadnya itulah yang membuat ibu Ira bersekolah lagi selain mengikuti diklat-diklat pendidikan anak PAUD. Ibu Ira melanjutkan kuliah S1 dengan mendapat beasiswa dari Pemerintah Daerah Jakarta. Dimana untuk mendapatkan beasiswa tersebut terlebih dahulu disaring dari tingkat RT, RW, Kecamatan, Kelurahan hingga Pemda.

Tampak depan PAUD Melati 01 Warakas
(Dokumen facebook Ira Melati)

Dinding depan bangunan PAUD Melati 01
(Dokumen pribadi)

Grafity di dinding depan PAUD Melati
(Dokumen pribadi)

Lokasi PAUD Melati 01 ini sangat strategis di tengah-tengah kawasan permukiman penduduk di daerah Warakas. Terletak di dekat Pasar Warakas dan Pasar Bahari serta berada di pinggir jalan raya yang mudah dilalui oleh angkutan umum. Saat saya mengunjungi PAUD Melati tampak terlihat dari depan semarak warna-warni dinding bangunan yang menandakan warna-warni kehidupan anak-anak. Di bagian depan terdapat alat permainan anak PAUD seperti ayunan dan perosotan. Lalu di dinding depan bangunan terdapat grafity yang menandakan bahwa ini adalah sekolah PAUD.  Bangunannya memang terlihat kecil, namun banyak cerita di dalamnya dengan tawa canda dan ceria anak-anak PAUD.

Gambar dinding warna-warni di ruang kelas
(Dokumen pribadi)


Papan tulis di ruang kelas
(Dokumen pribadi)

Foto-foto dan piagam penghargaan PAUD Melati 01
(Dokumen pribadi)

Materi pelajaran di dinding ruang kelas
(Dokumen pribadi)

Saat saya masuk ke dalam bangunan PAUD Melati 01,  langsung terlihat ruangan tempat untuk belajar anak-anak, terdapat ruang Kepala Sekolah, gudang dan juga toilet. Bangunan PAUD ini memiliki dua lantai. Untuk lantai 2 juga digunakan sebagai ruang belajar mengajar karena kapasitas anak yang bersekolah mulai banyak.

Ibu Ira mengatakan bahwa dulu bangunan sekolah PAUD ini tidak sebagus sekarang. Dulunya bangunan ini merupakan kantor RW yang digabung dengan sekolah PAUD. Jumlah muridnya pun masih sedikit. Namun sejak bangunan sekolah PAUD ini dibangun menjadi lebih bagus seperti yang terlihat saat ini, perkembangan sekolah PAUD Melati 01 mulai meningkat dan murid-murid sekolah semakin bertambah. 

Atas dasar keinginan dan tekad dari Ibu Ira untuk membangun sekolah PAUD Melati 01 lebih baik lagi baik fisik bangunan maupun program belajarnya serta mendapatkan informasi dari ibu-ibu PKK dan Bapak RW, maka diajukanlah sebuah proposal untuk pembangunan dan perbaikan PAUD Melati 01 yang disetujui oleh Bapak Walikota. Pengajuan proposal tersebut ditujukan kepada PT. Astra Internasional, karena PT. Astra Internasional mempunyai program CSR di bidang pendidikan terpadu melalui program perbaikan sarana dan infrastruktur sekolah di PAUD Melati. Pendidikan adalah hal yang penting bagi kemajuan suatu bangsa. Inilah yang menjadikan PT. Astra Internasional bertekad kuat untuk membantu meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. 

Alhamdulilah proposal yang diajukan oleh Ibu Ira akhirnya disetujui oleh pihak Astra. Atas persetujuan itulah PT. Astra International Tbk (Astra) kemudian melakukan pembangunan  fisik PAUD Melati lebih bagus lagi dan diresmikan pada tahun 2014 sebagai salah satu program CSR di bidang pendidikan. Setelah pembangunan selesai, lalu tinggal diserahkan kepada Ibu Ira dan rekan-rekan guru mengenai bagaimana memberdayakan lingkungan di sekitarnya untuk pendidikan anak dan mengelolanya menjadi lebih baik secara mandiri. Oleh karena itu, Ibu Ira berusaha untuk menjaga amanah dari PT. Astra Internasional terhadap pembangunan sekolah PAUD Melati 01dengan berbuat yang lebih baik lagi dari tahun ke tahun. Tetap berusaha untuk lebih berkarya dengan melakukan inovasi terhadap keunikan yang ada di sekolah PAUD Melati 01. 

Menurut ibu Ira, PAUD Melati 01 mempunyai visi dan misi serta kemampuan untuk menarik minat masyarakat.  Dari visi misi itulah kemudian dikembangkan sehingga bisa menarik minat anak-anak untuk sekolah sejak dini di PAUD Melati 01. Anak-anak yang bersekolah di PAUD Melati 01 ini rentang usianya yaitu 3-6 tahun. Berikut adalah visi dan misi dari sekolah PAUD Melati 01:

VISI:

  1. Mewujudkan anak usia dini yang sehat, cerdas dan ceria, berakhlak mulia yang siap mengikuti pendidikan lanjut.


MISI

  1. Menciptakan Lembaga Pendididkan Anak Usia Dini yang unggul terutama di bidang seni tari.
  2. Menciptakan lingkungan belajar dan bermain yang menumbuhkan suasana belajar aktif, kreatif, inovatif, menyenangkan dan sehat bagi anak.
  3. Menerapkan metode pembelajaran yang berorientasi pada perkembangan peserta anak didik.
  4. Melalui seni tari anak-anak mampu  mengontrol sikap emosional serta karakter yang unggul.

TUJUAN:


  1. Menyiapkan anak didik memasuki jenjang pendidikan dasar dengan kemampuan kompetensi dasar sesuai tahap perkembangan  anak.
  2. Meningkatkan profesionalisme pendidik dalam mengolah pendidikan yang menyenangkan dan berpotensi serta berkualitas.
  3. Mengembangkan kreatifitas, keterampilan anak didik untuk mengekspresikan diri dalam berkarya seni.

Seiring berjalannya waktu, alhamdulilah jumlah murid yang bersekolah di PAUD Melati 01 ini semakin bertambah dari tahun ke tahun. Padahal sebelumnya jumlah murid hanya beberapa saja. Tahun kemarin jumlah murid PAUD sampai overload. Akhirnya dibukalah kelas tambahan di lantai 2 walaupun jumlah pengajarnya sedikit dan pernah mengalami kewalahan mengajar. Akhirnya dibatasilah jumlah murid yang masuk sehingga aktivitas belajar mengajar lebih efektif dan efisien tanpa memberatkan beban guru-guru yang ada. Saat ini sudah ada 85 murid PAUD yang dibagi ke dalam 4 kelas. Kelas dibagi menjadi 2 yaitu kelas pagi dan siang. Untuk kelas pagi jam pelajaran dimulai pukul 07.00 - 09.30 WIB. Sedangkan kelas siang mulai jam 10.00 - 12.30 WIB. Sedangkan jumlah guru yang mengajar saat ini ada 5 orang.

Aktivitas belajar mengajar PAUD Melati 01
(Dokumen facebook Ibu Ira Makalim)

Pelajaran agama di PAUD Melati 01
(Dokumen facebook Ira Makalim)

Pendidikan yang diajarkan di sekolah PAUD Melati 01 adalah pendidikan agama, moral, fisik motorik ( kasar dan halus), bahasa, pendidikan kognitif, pengetahuan, dan juga seni. PAUD Melati tidak mendoktrin anak-anak untuk bisa membaca dan menulis, karena di usia mereka masih belum cocok untuk dipelajari. Hanya saja untuk pelajaran membaca cukup diperkenalkan dengan strategi media yang mengasyikkan serta menghibur seperti menyanyi, tebak gambar dan lainnya.

Perayaan ulang tahun anak didik PAUD Melati
(Dokumentasi Facebook Ibu Ira Makalim)

Pendidikan agama di PAUD Melati
(Dokumentasi Facebook Ibu Ira Makalim)

Perkembangan anak di PAUD Melati 01 ini bervariasi. Untuk menghilangkan kebosanan pada anak-anak dan agar pelajaran tidak monoton hanya di dalam ruang kelas saja, akhirnya dalam satu minggu sekali anak-anak diajak belajar di luar kelas namun tidak mengeluarkan budget yang banyak. Misalnya di taman atau tempat terbuka lainnya yang memungkinkan anak-anak bisa belajar outdoor secara mudah. Misalnya mengenalkan sains berupa jenis-jenis tanaman pada anak-anak, jenis binatang dan lainnya. Hal tersebut dimaksudkan untuk melatih kerja psikotomorik pada anak-anak agar lebih peka dan tahu. Dengan pelajaran yang hanya seminggu sekali ini diharapkan anak-anak bisa senang dan tidak merasa terbebani.   

Management dan operasional sekolah PAUD Melati ini dilakukan sendiri oleh Ibu Ira dan rekan guru tanpa bantuan dari siapapun. Namun sebagian dana operasionalnya mendapat subsidi silang dari orang tua murid.  Untuk membiayai aktivitas sekolah juga didapatkan dari dana wali murid yang dibayarkan per hari sebesar Rp. 2000,-. Dari dana itulah semaksimal mungkin semua kegiatan di PAUD Melati berjalan maksimal.

Guru-guru PAUD Melati
(Dokumentasi Facebook Ibu Ira Makalim)

Kepala Sekolah dan Guru-guru PAUD Melati
(Dokumentasi Facebook Ibu Ira Makalim)


Dengan adanya keterbatasan dana yang ada, semaksimal mungkin PAUD Melati 01 terus berusaha untuk berkembang dan maju. Walaupun harus kesulitan dana, pihak PAUD Melati tidak resah. Oleh karena itu sejak awal penerimaan guru-guru untuk mengajar di PAUD Melati, Ibu Ira menekankan kepada guru-guru bahwa mereka yang bekerja menjadi guru disini harus siap dan ikhlas dengan jumlah gaji yang kecil. Tidak pernah menanyakan berapa besaran gaji yang dibayarkan. Maka dari itu ibu Ira mencari guru yang benar-benar ikhlas mengajar dari hati. Kalau mengajar dengan ikhlas dan dari hati, dipastikan proses belajar mengajar akan menjadi lebih enak dan nyaman. Dengan kata lain, guru yang bekerja menjadi guru di PAUD Melati 01 adalah mereka yang mau mengajar dan bekerja secara sosial tanpa mengharapkan sesuatu yang lebih. Kalau bekerja dan mengerjakan apapun dari hati  dan ikhlas maka segala sesuatunya akan berjalan dengan sendirinya. Jika niat ini sudah tertanam, maka proses belajar mengajar dipastikan akan berjalan lancar dan tinggal menjalaninya. Insyaallah pasti ada jalan untuk setiap kesulitan yang dihadapi selama proses berjalannya waktu.  Satu hal yang ditekankan yaitu percaya pada campur tangan Allah SWT. Oleh karena itu, diharapkan sampai tahun-tahun selanjutnya guru-guru yang mengajar di PAUD Melati ini akan terus solid dan kompak.

Pendidikan seni tari sebagai salah satu misi sekolah  PAUD Melati
(Dokumentasi Facebook Ibu Ira Makalim)

Masih banyak sekali kekurangan yang harus diperbaiki oleh Ibu Ira dan guru-guru untuk maju dan demi berkembangnya PAUD Melati 01 ke depannya. Namun ada kebanggaan yang patut ditunjukkan, yaitu pelajaran seni tari yang diajarkan kepada murid-murid hingga bisa menjadi juara. Tarian yang diajarkan adalah tari-tari kreasi. Sebenarnya mengikuti perlombaan tari ini membutuhkan biaya yang besar mulai dari seragam, make up dan printilannya. Namun Ibu Ira dan pengajar tak hilang akal, pengeluaran untuk biaya itu semua merupakan kerja sama dengan wali murid yang mampu. Sehingga lebih meringankan. Untuk mengikuti ekstra kulikuler ini tidak ada paksaan bagi anak, yang penting mereka berminat dan suka.  Oleh karena setiap kemenangan dalam beberapa lomba tari bukanlah sebuah karya yang dibangun secara sendiri namun juga berkat kerjasama dan dukungan dari orang tua murid. 

Bu Ira mengatakan, " Kita tidak takut untuk berkarya, dan tidak takut letih. "

Ibu Ira Makalim dengan piala penghargaan PAUD Melati 01
(dokumen pribadi)

Piala-piala yang telah diraih oleh murid-murid PAUD Melati dalam lomba
(dokumentasi pribadi)

Ibu Ira terus berusaha untuk mengikutkan anak-anak dan juga sekolah dalam berbagai macam lomba. Mulai dari lomba di tingkat kelurahan, propinsi hingga nasional. Dengan mengikuti lomba-lomba diharapkan sekolah bisa mencari bakat-bakat anak. Alhamdulilah saat mengikuti lomba pengelolaan PAUD ( bagaimana manajemennya dan apa yang dikelola/inovasi disini), PAUD Melati masuk juara propinsi. Dengan mengikuti berbagai macam lomba, diharapkan akan tahu kekurangan dan apa yang harus diperbaiki untuk ke depannya.  Dengan rajin mengikuti event berarti meniatkan diri untuk terus berkarya. Tidak ada kata pesimis. Kekalahan adalah hal yang biasa. Terus berusaha supaya mendapat yang lebih baik dan tidak mengeluh serta tidak pernah lelah. Itulah yang selalu digaungkan oleh Ibu Ira di sekolah PAUD Melati.  Saat ini satu hal yang ingin dicapai oleh sekolah PAUD Melati, yaitu memenangkan lomba dan berkarya di tingkat nasional. Walaupun terasa sulit untuk menjangkau kesana, namun tak pernah lelah untuk berusaha lagi dan lagi hingga impian itu tercapai. 


PT. Astra Internasional merupakan perusahaan yang mendorong kemajuan PAUD Melati dalam bidang pendidikan. Dari program CSR tersebutlah, PT. Astra Internasional mengharapkan kemajuan pendidikan di usia dini. Oleh karena itu, PT. Astra juga melakukan seleksi atau perlombaan PAUD-PAUD di bawah naungannya untuk bidang administrasi. Dengan adanya seleksi dan perlombaan ini diharapkan sekolah PAUD yang dibina perkembangannya lebih baik lagi dan terus maju secara mandiri. 

Sertifikat penghargaan Bintang 1 dari PT. Astra Internasional
(dokumentasi pribadi)

Pada bulan Desember tahun 2017 kemarin, alhamdulilah PAUD Melati telah mendapatkan penghargaan bintang 1 untuk bidang administrasi dari PT. Astra Internasional. Menurut Ibu Ira untuk mendapatkan penghargaan ini, mereka harus berjuang keras dan tak mengenal lelah. Berusaha terus memperbaiki administrasi sekolah dan memajukannya. 

Namun tak menutup kemungkinan suatu saat PAUD Melati bisa mendapatkan penghargaan bintang 3 dari PT. Astra Internasional. Namun yang menjadi kendala untuk meraih bintang 3 menurut Ibu Ira adalah setiap guru di PAUD Melati harus memiliki NUPTK. Untuk mendapatkan NUPTK ini setiap guru harus mempunyai gelar Sarjana dan mengikuti diklat berjenjang setara S1. Sedangkan gaji guru sangat kecil dan untuk melanjutkan kuliah gelar Sarjana saja membutuhkan biaya yang besar. Untuk membiayai sekolah itulah yang menjadi kesulitan terbesar bagi guru-guru PAUD Melati. Tapi tidak menutup kemungkinan berbagai usaha telah dilakukan, hingga akhirnya guru-guru suatu saat dapat bersekolah lagi. Pasti ada jalan kalau sudah ada usaha dan niat. 

Namun Ibu Ira tidak berhenti untuk memberikan semangat kepada guru-guru dalam segala hal. Berkarya untuk menjadi lebih baik dan membangun apa yang ada. Satu harapan yang sebenarnya diinginkan oleh Ibu Ira selaku perwakilan dari PAUD Melati yaitu adanya reward dari PT. Astra Internasional dalam hal pembiayaan operasional sekolah PAUD Melati.

 "Mudah-mudahan suatu saat keinginan kami yang satu ini terwujud, "kata Ibu Ira.


Ibu Ira Makalim dengan plang nama dari PT. Astra Internasional
(dokumentasi pribadi)

Batu penghargaan diresmikannya PAUD Melati 01 oleh PT. Astra Internasional
(dokumentasi pribadi)


Terlepas dari itu semua, PT. Astra sebagai pelopor pembangunan sekolah PAUD Melati 01 menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam perkembangan sekolah PAUD Melati. Pendidikan adalah salah satu dari empat pilar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Astra Internasional. Sedangkan pilar lainnya yaitu lingkungan, usaha kecil menengah (UKM) dan kesehatan. Program CSR dari PT. Astra Internasional di bidang pendidikan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2010 dan sudah membina 72 PAUD di Jabodetabek. Sejak itulah  pendidikan sekolah PAUD mulai berbenah dan mengalami perkembangan signifikan. 

Selain itu, di bidang pendidikan, Astra telah mengadakan diklat PAUD sebanyak empat kali dan telah memberikan pelatihan terhadap 865 kader PAUD Binaan Astra termasuk pembangunan dan renovasi terhadap 14 lembaga PAUD.

Tak hanya PAUD Melati saja, namun banyak PAUD-PAUD binaan PT. Astra Internasional yang telah dikembangkan. Pada tahun 2014, ada empat gedung PAUD yang diresmikan oleh PT. Astra Internasional yakni PAUD Melati RW 01 Warakas, PAUD Nurul Hayya RW 05 Kebon Bawang, PAUD Dahlia RW 06 Papanggo dan PAUD Puspa RW 10 Sungai Bambu. Keempatnya terletak di Jakarta Utara. 

Berdasarkan informasi dari website Astra, berikut adalah beberapa program yang telah dilaksanakan sebagai salah satu bentuk CSR di bidang pendidikan PAUD, yaitu:

1. Pembangunan Sarana PAUD. Hingga saat ini Astra telah merenovasi dan membangun 14 gedung PAUD dengan fasilitas yang memadai, dilengkapi dengan sarana belajar-mengajar seperti meja, kursi, lemari, papan tulis serta permainan-permainan edukatif.

2. Pembinaan dan pendampingan administrasi. Program ini telah dilakukan ke 65 PAUD di DKI Jakarta dan sekitarnya.

3. Parenting (mendampingi orang tua siswa dalam mendidik anak) untuk orang tua siswa, telah dilakukan ke 65 PAUD di DKI Jakarta dan sekitarnya.

4. Bantuan pemberian Alat Permainan Edukatif (APE) serta sarana prasarana pembelajaran ke 50 PAUD di DKI Jakarta.

5. Pelatihan Guru PAUD se-DKI Jakarta dan wilayah lainnya yang dihadiri oleh 228 guru dari 60 PAUD. Program pelatihan guru PAUD ini menghadirkan para pembicara yang kompeten di bidangnya yaitu: Arist Merdeka Sirait, Kresna Mulyadi serta Yessy Gusman. Pelatihan ini telah diselenggarakan dua kali, yaitu di tahun 2013 dan 2014.

Dari kelima program pengembangan PAUD tersebut, program yang telah diterapkan oleh Astra terhadap PAUD Melati 01 adalah berupa Pembangunan sarana PAUD. Pada intinya adalah dimanapun instalasi Astra berada, yang terpenting adalah bisa memberikan manfaat terhadap lingkungan sekitarnya. Hal ini sesuai dengan butir pertama filosofi Catur Dharma, yaitu "Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara".

Sebuah bentuk terima kasih terhadap PT Astra Internasional yang telah ikut mendukung dan memajukan pendidikan PAUD demi keberlangsungan pendidikan anak usia dini. Semoga ke depannya program-program CSR yang dicanangkan oleh PT. Astra Internasional semakin banyak manfaat demi kemajuan bangsa.


Terimakasih dan Selamat Ulang Tahun yang ke-60 untuk Astra. Semoga saat menyongsong masa depan lebih banyak memberikan inspirasi dan semangat untuk terus berkarya dalam pembangunan bangsa. Tak terlepas juga dari peran serta masyarakat Indonesia pada umumnya.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Anugerah Pewarta Astra tahun 2017 dengan tema "Perjalanan Penuh Inspirasi".

19 comments:

D. Pusupa said...

Paudnya bagus dan nyaman, anak-anak pasti betah belajarnya

idfi pancani said...

salut buat bu Ira dan PAUDnya. juga buat astra. Maju lah terus dunia pendidikan Indonesia!!!!

Agung Han said...

Salut, keterbatasan bukan alasan utk berkarya

Agung Han said...

Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya

Ivonie Zahra said...

PT. Astra Internasional program csr-nya keren-keren ya mbak. Peduli dalam banyak aspek termasuk pendidikan. Semoga Paud Melati makin berkembang lagi kedepannya.

Nurul dwi larasati said...

Wahh hebat bu Ira bisa memajukan PAUD Melati 01. Semoga anak-anak bisa bersekolah terus ya

omith said...

ini salah satu program CSR nya PT.Astra International, bagus ya bermanfaat banget buat masyarakat sekitar dan paud Melati ini spt jadi row model dan smg menjadi inspirasi buat Paud lainnya.

Oline said...

PAUDnya lebih nyaman and besaaar daripada PAUD anakku :))

Elly Nurul said...

Perusahaan besar, CSR berjalan baik, InsyaAllah berkah semuanya... Thanks for sharing perjalanan inspiratifnya ya mba

Gita siwi said...

salut aku sama yang begini maju bergerak tanpa menunggu apapun untuk tujuan pendidikan generasi akan datang

Hanni Handayani said...

Menginspirasi, semoga paudnya bisa mendapatkan apa yang diinginkan dan tetap berkarya untuk sekelilingnya

Nurul Rahmawati said...

Sooo inspiring! KEREN. Semoga memberikan buanyaaak manfaat untuk generasi bangsa ya
--bukanbocahbiasa(dot)com--

Atisatya Arifin said...

Waaah bagus sekali paud-nya. Kebetulan ibu aku juga pengelola paud milik pemerintah daerah, tepatnya di salah satu kelurahan di Depok. Beliau juga menjadi pengajar di Paud. Semoga dengan adanya paud bisa membantu meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Sukses terus untuk Paud Melati 01!

Wian said...

Keren PAUDnya mba... semoga kualitas pendidikan anak2 kita akan kauh lbh baik. Aamiin...

Melysa Luthiasari said...

Programnya keren banget, salut buat PT. Astra, semoga programnya berjalan lancar terus tanpa hambatan ya.

ucig said...

bagus PAUDnya, nggak salah klo dpt award.
Keren ya Astra..mdh2an nggak berhenti di sini

Liswanti Pertiwi said...

PAUDnya keren banget ya mba

Siti Mudrikah said...

Masa anak2 memang masa emas buat belajar, semoga semakin bnyak pihak yang perduli trhadap pendidikan anak2 ya

Nur Annisa said...

sangat inspiratif seorang wanita yang peduli dan terlibat dalam pembangunan juga proses belajar di PAUD. semoga anak-anak semakin semangat belajar dan berprestasi :)

Tips Membuat Video Blog Lebih Kekinian

Dulu saya membuat blog hanya sekedar untuk bersenang senang dan ingin mencurahkan apa yang saya ketahui dan saya rasakan. Tapi semakin har...