Kamis, 25 April 2019

OPPO F11 Pro, Smartphone Canggih Yang Cocok Untuk Traveling!



Berhubung setiap hari selalu disibukkan dengan kegiatan yang cukup padat, saya berusaha untuk menyempatkan diri sesekali liburan atau traveling ke tempat-tempat wisata yang menarik. Hmm.. kamu pasti juga begitu kan? Siapa sih yang nggak butuh refreshing? Pasti kamu semua butuh refreshing! Tujuannya supaya otak nggak mumet dan pikiran nggak jenuh karena terlalu capek mengerjakan sesuatu yang itu-itu saja setiap hari. Mengerjakan hal yang monoton kan membosankan.

Saya sendiri paling suka berlibur ke daerah-daerah pegunungan yang sejuk dan adem, daerah yang jauh dari hiruk pikuk kota dan kebisingan kendaraan. Tempatnya sih nggak perlu jauh-jauh dan nggak perlu mahal, yang penting adalah bisa dinikmati saat liburan. Jadi, setelah liburan dan akan memulai beraktifitas kembali, otak kita sudah fresh lagi. Contohnya travelling ke tempat wisata air terjun, kebun teh, atau perkemahan. Wah! Travelling makin seru dan menyenangkan nih. Kalau sudah begini sepertinya semua beban hidup bakalan terlupakan sejenak deh. Ya nggak sih?

Kalau sudah jalan-jalan atau kemanapun nih, hal yang rutin dilakukan itu adalah foto-foto, meniru para fotografer yang selalu tergiur melihat spot-spot foto cantik yang wajib difoto dimanapun berada. Hehehe. Padahal kalau foto-foto saya hanya menggunakan smartphone. Tahu sendiri kan bahwa  smartphone sekarang itu sudah canggih-canggih, bahkan banyak selebgram yang foto-foto cuma memakai smartphone saja. Hasilnya juga bagus dan enak dipandang kok. 

Menurut pengamatan saya nih smartphone yang cocok banget kalau dibawa traveling yaitu smartphone yang mempunyai kapasitas baterai besar supaya kalau dipakai buat foto-foto bisa bertahan lebih lama, dan nggak cepat habis. Selain itu, kameranya juga harus bagus, supaya hasil fotonya ciamik! Kalau ngecas juga harus cepet. Jadi kalo mau pergi-pergi, nggak perlu lagi menunggu lama sampai baterainya terisi penuh. 

Kriteria smartphone seperti ini bisa lo kamu temukan di OPPO F11 Pro. Smartphone terbaru dari OPPO ini memiliki keunggulan utama di kameranya! Jadi, sangat puas sekali kalau dibawa traveling dan foto-foto selama perjalanan. Tahu sendiri kan kalau OPPO ini keren banget di bagian kameranya. Kalau dulu dia dikenal dengan selfie expert, tapi kali ini melalui OPPO F11 Pro, mereka memperkenalkan diri sebagai portrait master.

 


Nah, buat kamu yang tertarik dengan smartphone ini, ada beberapa keunggulannya, supaya kamu bisa tahu apa saja yang bisa kamu manfaatkan dari OPPO F11 Pro ini.

OPPO F11Pro memiliki modul kamera depan tersembunyi untuk memperluas display full screen, yaitu disebut rising camera. Kamera ini hanya akan muncul saat digunakan dengan mekanisme naik-turun atau pop-up. 

Di bagian belakangnya terdapat kamera ganda, yang masing-masing kamera memiliki resolusi 48 MP 9f/1.8), dan 5 MP (f/2.4). Secara default, kamera ini bisa menangkap gambar dengan resolusi 12 MP. Kalau kamu ingin menggunakan resolusi maksimal 48 MP, kamu harus memilih opsi “Ultra HD” di dalam menu photo ratio pada pengaturan setting kamera.

Teknologi pengisian dayanya ternyata sudah didukung oleh VOOC 3.0 Flash Charge, dimana pengisian dayanya bisa dilakukan dalam waktu singkat. Kamu hanya perlu menunggu 80 menit saja kalau mau nengisi baterai dari 0 sampai 100 persen. Katanya sih smartphone ini bisa bertahan sampai 15,5 jam dalam mode standby loh!

RAMnya sebesar 6 GB memiliki kapasitas penyimpanan internal 64 GB dan bisa kamu perluas sampai dengan 256 GB menggunakan microSD.


Smartphone canggih ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp. 4.999.000,- saja! Kamu sudah bisa mendapatkan banyak manfaat dari smartphone ini. Terutama kalau kamu mau pergi traveling, selain kameranya bagus, ngecasnya cepet, OPPO F11 Pro mempunyai kapasitas penyimpanan yang cukup besar. Jadi, mau sebanyak apapun kamu menyimpan file, tidak perlu khawatir akan kehabisan ruang. Mantap khan?

Buat kamu yang penasaran dengan OPPO F11 Pro, kamu bisa langsung cek disin:
https://www.oppo.com/en/smartphone-f11-pro/

atau kamu bisa mencari tahu tentang OPPO F11 Pro Marvel’s Avengers Limited Edition di sini:

http://f11pro.oppomobile.id/avengersendgame/ 
, ,

Jumat, 19 April 2019

Plastik PP Wayang untuk Membungkus Bekal Makanan

Setiap kali ke kantor saya selalu membawa bekal makan siang. Hal tersebut saya biasakan karena mendapat contoh dari mertua saya sendiri. Sebuah kebiasaan baik yang memang harus konsisten dilakukan demi menu yang sehat dan bersih. 

Ketika awal-awal menikah, saya melihat dan menyaksikan kebiasaan ini dicontohkan oleh mertuaku. Setiap pagi setelah sholat subuh, beliau selalu sibuk di dapur untuk memasak dan menyiapkan bekal anak-anaknya termasuk saya dan suami. Mulai dari memasak nasi, memasak lauk dan sayuran. Semuanya beliau lakukan sendiri dengan sepenuh hati meskipun saat itu beliau masih bekerja kantoran. 





Dari kebiasaan tersebut, akhirnya menular pada saya sendiri. Rasanya kalau sehari saja tidak membawa bekal dari rumah tuh, merasa ada yang kurang. Setelah berpisah rumah dari mertua dan tinggal di rumah sendiri kebiasaan tersebut saya rutinkan setiap hari. Alhamdulilah uang jajan lumayan hemat dan makanan yang dimakan jadi lebih sehat. Hal tersebut juga memberikan efek yang positif bagi hidupku dan pekerjaanku.

Bekal makanan yang saya bawa ke kantor adalah menu yang sehat dan bergizi. Mulai dari buah, sayuran, nasi dan juga lauk pauk. Kesemua bahannya sudah saya persiapkan dan disimpan di kulkas. Jadi tinggal dimasak mana yang diinginkan. 

Alasan saya membawa bekal makanan ke kantor yaitu:

1. Menghemat.

Membawa bekal sendiri justru bisa menghemat pengeluaran. Jadi uang yang biasanya untuk beli makan siang bisa dialokasikan untuk yang lainnya. Berdasarkan pengalaman kalau beli makanan di luar itu harganya bisa dua kali lipat dari harga bekal makanan yang dibawa. Jadi lumayan iritlah ya. 

2. Lebih bersih dan sehat

Sebagai pecinta hidup sehat, saya selalu menjaga pola makan dengan lebih baik dan menu-menu yang sehat. Hal tersebut sebagai bekal masa depan supaya lebih sehat dan terhindar dari segala macam penyakit.

Dengan membawa bekal sendiri, saya akan tahu bahan apa saja yang saya gunakan, bumbu masakannya apa saja, dan kebersihannya bagaimama. Semuanya sudah terjamin dengan bahan-bahan pilihan dan kebersihan yang benar-benar bersih bahkan terjamin nutrisinya supaya tidak hilang.

Jadi untuk sayuran yang saya masak tidak terlalu matang dan saya usahakan tidak terlalu sering dimasak atau diberi bumbu. Tetapi saya lebih suka makan mentah atau direbus. Misalnya untuk wortel, timun, toge, dan kol. Hal tersebut dimaksudkan supaya kandungan gizinya tetap terjaga dan lebih sehat termasuk bumbu-bumbu yang digunakan sudah terjamin dan pilihan.

3. Porsinya sesuai dengan kebutuhan.

Membeli makan siang di luar kantor seringkali porsinya kurang pas dengan kebutuhan saya sendiri. Terkadang nasinya kebanyakan, lauknya terlalu sedikit bahkan sayurannya juga sedikit. Itupun harganya lumayan mahal. 

Dengan membawa bekal sendiri saya jadi tahu kebutuhan porsi makanku seberapa banyak. Bisa saya kira kira sendiri takarannya. Jadi bekal yang saya makan tidak terlalu banyak atau tidak terlalu sedikit namun pas sesuai dengan kebutuhan. 

4. Belajar memasak

Tadinya saya tidak terlalu pandai memasak. Tapi berkat konsistensi membawa bekal setiap hari ke kantor, otomatis saya harus selalu mencari resep-resep baru untuk mengolah makanan. Mulai dari browsing internet bahkan membeli buku masakan. Karena kalau masak menu yang itu-itu saja bakalan bikin bosan. Jadi harus lebih kreatif dalam mengolah makanan supaya tidak terasa bosan dan gizinya pun terpenuhi. Memasak sendiri untuk bekal ini justru menjadi ajang saya untuk belajar memasak lebih baik dan lebih ahli lagi. Sebab kepintaranmemasak itu datang dari konsistensi. Betul kan?

5. Bisa makan tepat waktu.

Membawa bekal makan sendiri ke kantor membuat saya menjadi lebih tepat waktu untuk makan siang sesuai dengan jamnya. Jadi tidak ada kata terlambat untuk makan siang yang akhirnya bisa menimbulkan penyakit seperti mag.

Apalagi kalau makan ditunda-tunda itu sangat jarang saya lakukan demi menghindari sakit.

Kalau di kantor biasanya untuk makan siang ada OB yang siap sedia untuk membelikan makanan. Masalahnya terkadang makanan yang dibelikan OB seringkali telat dan lama karena dia membeli makanan berdasarkan permintaan karyawan. Itupun menunya beda-beda dan bahkan warungnya beda juga. Jadi butuh waktu lumayan lama untuk membeli semua pesanan makanan. Akhirnya makanan datang telat ke kantor. Jadi solusinya bagiku adalah membawa bekal makanan sebdiri. 


Pekakas untuk Membungkus Bekal Kantor

Setelah semua bekal makanan saya masak tentu saja butuh tempat untuk meletakkan bekal yang akan dibawa. Semua alat tersebut sudah saya persiapkan dengan baik dan ukurannya disesuaikan dengan porsi yang saya butuhkan.

Berikut adalah beberapa pekakas untuk membungkus bekal:

1. Plastik PP Wayang

Plastik yang saya gunakan untuk membungkus bekal makanan yaitu plastik PP Wayang dengan beragam ukuran yang disesuaikan dengan porsi bekal yang akan dibawa. Plastik PP Wayang ini merupakan plastik yang aman digunakan, sudah bersertifikasi halal dan foodgrade serta dibuat dari biji plastik murni dengan grade A yang membuat plastik PP Wayang kuat dan dan tidak mudah jebol. Beberapa makanan yang biasanya saya bungkus dengan plastik adalah kerupuk, kue-kue kering, lauk pauk yang sudah dingin.

2. Kotakan plastik

Untuk wadah bekal ini biasanya saya gunakan kotakan plastik yang sudah terjamin, halal dan higienis dengan merk tertentu. Wadah plastik yang saya gunakan seringkali untuk meletakkan sayuran, lauk-pauk, buah-buahan dan juga nasi. 

3. Botol kaca

Botol kaca yang selalu saya siapkan ini digunakan untuk meletakkan jus buah yang seringkali saya buat sendiri untuk bekal. Demi hidup sehat saya usahakan setiap hari itu makan buah baik itu dimakan langsung ataupun di buat jus. 

Jadi menggunakan pekakas untuk membungkus bejal makanan ke kantor itu memang disesuaikan dengan kebutuhan. Jadi dipastikan apa yang akan dibawa juga sesuai dengan kebutuhan.

Tentang Plastik PP Wayang Pembungkus Makanan

Dalam kehidupan sekarang ini seharusnya kita lebih bijak lagi dalam menggunakan plastik. Saya pun juga begitu. Jadi penggunaan plastik untuk membungkus bekal makanan tetap saya perhatikan dan kalau bisa seminim mungkin. Walaupun tetkadang susah untuk benar-benar lepas dari penggunaan plastik. Tapi semua itu butuh proses pembelajaran kan? 





Saya seringkali menggunakan plastik karena lebih mudah, ringan dan ringkas serta tidak membutuhlkan ruang banyak saat dibawa dan ditempatkan di tas. Jadi setiap saya ke kantor selalu bawa dua tas. Yang satu untuk membawa bekal dan satunya tas kantor. 

Kali ini untuk membungkus bekal makanan ke kantor saya menggunakan plastik PP Wayang. PP adalah singkatan dari Poli Propylene. Plastik jenis ini merupakan plastik yang berwarna putih bening/cerah. Plastik ini juga bisa digunakan untuk membungkus makanan, kue, ataupun jajanan. Tetapi plastik PP Wayang tidak bisa untuk membungkus minuman (cairan), membungkus es batu, syrup dan sejenisnya. 

Plastik PP Wayang ini warnanya bening dan higienis. Jadi aman untuk membungkus makanan dan bekal-bekal ke kantorku. Bahkan dijamin halal. Tetapi snagat tidak disarankan untuk membungkus makanan yang masih panas. 

Plastik PP Wayang ini merupakan produksi dari Panca Budi yang merupakan perusahaan dengan produksi plastik yang berkualitas. Plastik PP Wayang ini sudah mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI. Itulah mengapa saya lebih senang menggunakan plastik PP Wayang ini.

Dalam penggunaan plastik untuk membungkus bekal makanan tetap saya lakukan secara bijak. Mana yang perlu dibungkus dengan plastik dan mana yang tidak. Seperti disebutkan dan dijelaskan diatas bahwa saya seringkali memakai plastik untuk membungkus makanan yang kering-kering seperti kerupuk atau kue. Untuk makanan berkuah dan panas biasanya saya tempatkan di kotakan plastik. Setelah pemakaian plastik usahakan buanglah plastik di tempat sampah yang audah disediakan. Selain itu pisahkan sampah plastik dengan sampah basah saat dibuang.

Jumat, 12 April 2019

Travelling Asyik ke Floating Market Bandung dengan Pegipegi

Travelling adalah hal yang paling aku suka. Kenapa? Karena dengan travelling aku bisa mengenal suatu tempat atau daerah. Aku bisa tahu adat dan budaya daerah tersebut selain mengetahui tempat wisata, kuliner, penginapan dan transportasinya.

Bicara tentang travelling, memang selalu menyenangkan. Hampir setiap bulan aku berusaha untuk travelling walaupun hanya ke tempat-tempat yang terdekat. Berhubung aku tinggal di Jakarta, kalau liburan Sabtu dan Minggu paling dekat tuh travelling ke Bogor atau Bandung. Jarak tempuhnya dekat dan tidak membutuhkan biaya yang cukup besar. Kalaupun mau travelling agak jauhan aku tetap harus mempersiapkan biaya dan waktu juga. Semuanya harus disiapkan jauh sebelumnya. 

Nah, kali ini aku travelling ke kota Bandung. Travelling domestik ke kota yang dekat-dekat saja. Meskipun sudah sering ke kota Bandung, tapi tidak cukup hanya sehari dua hari menjelajah kota ini. Butuh berkali-kali datang untuk mengunjungi kota ini. Karena kota Bandung banyak sekali memiliki tempat-tempat wisata yang indah dan bagus serta instagramable. 

Travelling ke Floating Market Lembang

Aku pergi ke Bandung selama 3 hari untuk jalan-jalan. Sebenarnya sih mau menyusul ibuku yang sedang ke Bandung bersama teman-temannya. Kami berangkat dengan transportasi yang berbeda. Aku dari Jakarta menggunakan kereta sedangkan ibu dan temannya dari Madura menggunakan kereta juga. Di waktu yang sama kita bertemu di Lembang.

Rencana ke Lembang yaitu akan menuju tempat wisata Floating Market Lembang. Tujuannya ke sini sih pengen tahu saja, karena mupeng banget tiap kali melihat teman-teman pada jalan-jalan ke sini. Akhirnya inilah pertama kalinya aku ke Floating Market.

Berangkat pagi-pagi naik kereta api dengan menempuh waktu sekitar 3 jam. Setelah sampai di stasiun Bandung langsung deh naik taksi menuju Floating Market. Alhamdulilah perjalanan dari stasiun Bandung ke arah Lembang tidak macet jadi lebih cepat sampainya di sana.





Untuk karcis masuknya yaitu 40.000 per orang dan aku dapat kupon gratis minuman yang bisa di ambil di tempat yang telah ditentukan. Sesampainya di Floating Market parkiran sudah penuh saja dan penuh dengan pengunjung karena kebanyakan ibu-ibu dan anak-anak sekolah yang berkunjung.  


Lokasi Floating Market ini berundak-undak dari satu tempat ke tempat lain. Pertama kali masuk sudah ada tempat untuk menukarkan kupon minuman. Lalu ada spot lokasi yang disebut small city. Disini kamu bisa menemukan rumah-rumah mini dengan lingkungan bergaya Eropa. Bisa juga menjadi tempat spot foto yang instagramable lo. Untuk masuk ke sini pun harus beli tiket dulu. Tapi aku nggak mencoba masuk dn memilih spot area wisata yang lain. 

Ada juga kolam renang dimana kamu bisa berenang sesuka hati. Disini juga ada tempat suvenir yang bisa kamu beli buat oleh-oleh. 

Lokasi Floating Market ini cukup luas ya. Kamu akan menemukan taman-taman yang penuh dengan tanaman dan pepohonan yang indah. Kamu bisa juga menemukan sebuah lokasi dengan bergaya jepang. Yang menarik disini terdapat danau yang cukup luas.


Untuk menuju lokasi Floating Marketnya aku harus berjalan terlebih dahulu dari pintu masuk. Cukup jauh juga sih tapi selama berjalan suasananya teduh dan indah karena banyak pepohonan. Akhirnya sampai juga deh di lokasi Floating market tempat kulineran.



Di sini adalah tempat kuliner enak khas Bandung yang bisa kamu cicipi. Para penjualnya menggunakan perahu-perahu kecil yang terapung di air. Sedangkan untuk pengunjung atau pembeli jika ingin makan sudah disediakan tempat duduk yang tersedia. Tempat duduknya cukup banyak. Bahkan suasanya ramai sekali dan penuh sesak. Hampir saja nggak kebagian tempat duduk. 

Untuk membeli makanan-makanan yang disediakan cukup dengan menukarkan uang rupiah dengan koin di tempat penukaran koin. Saat itu aku menukar uang 30.000 rupiah dengan koin. Makanan yang aku makan yaitu siomay, bakso dan batagor. Hmm... lumayan sih ya rasanya dengan harga yang standar. 

Sambil makan dan duduk kita bisa menikmati danau yang mengelilingi lokasi. Bisa juga menikmati pemandangan alam yang begitu luas. Terasa segar dan menyejukkan. Setelah kenyang makan, aku berjalan-jalan lagi mengelilingi lokasi Floating Market ini sambil berfoto-foto. Lokasinya sangat instagramable banget deh. 

Berhubung cuaca cukup mendung dan mau hujan akhirnya aku akhiri berkunjung ke tempat ini. Di sini juga sudah disediakan mushola dan toilet lo. Untuk mushola dan toilet wanita dan pria terpisah dan dekat dengan tempat parkiran. Untuk toilet di lantai satu dan musholla di lantai dua. Cukup luas sih mushollanya dan toiletnya cukup bersih. 

Transportasi ke Bandung

Sebelumnya aku sudah menceritakan bahwa aku menggunakan kereta api menuju Bandung. Nah untuk beli tiket kereta api ini aku menggunakan aplikasi Pegipegi versi terbaru. Aplikasi Pegipegi adalah aplikasi pesan tiket kereta api online yang memudahkan kamu pergi travelling, melakukan perjalanan bisnis ataupun mudik ke kampung halaman. Memesan tiket kereta api di Pegipegi gampang banget lo. Tinggal instal aplikasinya di play store smartphone android. Setelah instal lalu buat akun memggunakan email kamu. Gampang kan?



Setelah aplikasi pegipegi sudah terinstal langsung deh bisa pesan tiket kereta apinya. Kalau untuk ongkos ke Bandung ini murah banget lo cuma 110.000 sekali jalan untuk kelas ekonomi. Jadwalnya pun disesuaikan dengan keinginan kamu. Setelah melakukan pemesanan tiket beserta jamnya. Kamu langsung mengisi data pemesan dengan memasukkan identitas sesuai dengan KTP beserta nomor teleponmu. 

Selanjutnya setelah data pemesan diisi kamu lakukan konfirmasi dan cek terlebih dahulu kebenaran datamu sebelum melakukan pembayaran. Setelah selesai lanjutkan dengan melakukan pembayaran. Pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan transfer bank, transfer ATM, kartu kredit, bayar di minimarket, internet banking, cicilan tanpa kartu maupun virtual account. Mudah dan praktis kan? 

Mengenai aplikasi Pegipegi versi terbaru ini memiliki background cerah yaitu warna oranye. Selain kamu bisa pesan tiket kereta api, kamu juga bisa pesan tiket pesawat dan hotel. Bahkan tersedia juga promo-promo yang bisa kamu dapatkan. Berhubung sebentar lagi mau lebaran nih, kamu juga bisa pesa tiket kereta api lebaran 2019 jauh-jauh hari karena biasanya cepat habis kalau tidak cepat-cepat. 

Yuks travelling dengan Pegipegi. 
, , , , ,