Sunday, September 30, 2018

Travelling Sambil Berproduktivitas Dimanapun Dengan Asus Zenbook 13




"Bun kok jarang buka laptop lagi? Emang udah nggak ngeblog lagi?" Tanya suamiku.

"Eng, anu yah, laptopnya lagi rusak. Layarnya nggak mau hidup." Ujarku saat sang suami menanyakan keberadaan laptopku. 

"Trus kamu masih ngeblog kan?" Ucapnya lagi.

"Eng.. masih sih cuma pakai hp aja. Seadanya alat deh. Cuma ya gitu kurang maksimal." Jawabku.

**************

"Yah aku mau ke warnet dulu ya." Ucapku

"Mau ngapain?" Tanya suami.

" Ini lo, aku mau screenshot kerjaan aku langsung dari laptop sekalian mau bikin laporan."jawabku. 

"Loh emangnya pakai hp nggak bisa?" Tanya suami lagi.

"Nggak bisa. Karena screenshotnya harus di laptop. Jadi ya terpaksa kudu ke warnet. Kan laptopku rusak. Biar sekalian jalan gitu." Jawabku lagi.

" Oh ya sudah kalau gitu. Hati hati ya di jalan." Ucapnya

***************

"Yah, kok aku tadi nggak bawa laptop ya." Tanyaku.

"Emangnya kenapa?" Jawabnya

"Ini aku mau bikin kerjaan. Kudu diedit di laptop nih, terus bikin laporan dan dikirim email." Jawabku lagi.

"Yah, ya udah kamu pinjam punya sepupu kamu dulu sana." Saran suamiku.

"Oh iya bener." Ujarku.

"Oke deh." Ujar suamiku.

******************


"Bun, kayaknya kamu harus ganti laptop deh. Beli yang baru yang sesuai sama kebutuhan dan kerjaan kamu." ujar suamiku.

"Iya sih. Bener juga nih. Tahun ini harus ganti laptop baru." Ucapku.

 "Yuks Yah kita ke toko laptop." Ajakku.


******************

Itulah beberapa percakapan aku dan suami. Dari situ menandakan bahwa aku butuh laptop baru nih sebagai pengganti laptop yang rusak. Karena kondisi kerjaanku yang mengharuskan aku membawa laptop kemana-mana supaya memudahkan pekerjaanku yang seringkali berhubungan dengan mengetik, mengedit, bikin laporan dan mengirim email. 

Beruntung sih sang suami sudah paham betul hobi dan kerjaan aku sehari hari. Sampai-sampai kalau ada sesuatu yang beda dari biasanya suamiku pasti tahu. 

TRAVELLING SUKA-SUKA 

Sejak menikah kami berdua suka sekali kemana-mana berdua. Travelling berdua hanya di kota-kota terdekat saja. Suka-suka kami lah. Untuk travelling yang jauh yaitu saat pulang kampung ke Madura. 

Berhubung tidak mempunyai kendaraan mobil, ya kita travellingnya pakai angkutan umum saja. Terkadang pakai ojek online untuk yang dekat-dekat. Mulai dari angkot, bajaj, bus, kereta api, becak bahkan ojek online sudah kami rasakan untuk ditumpangi. Sudah terbiasa susah-susah bersama membawa tas ransel yang berisi perlengkapan baju.



Kalau lagi nggak malas dan cuaca nggak panas sesekali sambil berjalan kaki ke tempat yang mau dituju. Merasakan jalan berdua ditemani asap dan debu yang bertebaran sampai sempat kami hirup. Tapi sebenarnya itu adalah toksin yang harus dihindari. Makanya aku lebih suka pakai masker sih kalau kemana-mana. Lebih aman dari toksin udara. Ini adalah solusi aman buat kami yang suka jalan dan memakai kendaraan umum.

Travelling berdua menggunakan angkutan mempunyai kesan tersendiri. Jalan kaki jauh-jauh sambil mencari angkot. Naik turun kendaraan umum sehingga membuat tubuh berkeringat dan bahkan bikin ngos-ngosan. Sampai-sampai baju basah bagian belakangnya. 

Terkadang kami sambil membawa tas ransel berisi baju dan juga laptop. Kebayang kan beratnya karena laptop yang kami bawa emang berat. Maka dari itu, kalau membawa baju sih cukup seadanya saja supaya laptop yang mau kami bawa cukup di tas dan bawaan tidak terlalu berat. 

Travelling ngapain sih bawa laptop? Bikin berat saja. Kayak kurang kerjaan saja nih.

Begini ya... 

Bagi blogger seperti aku nih, kerjaanku kebanyakan adalah berhubungan dengan menulis dan ketak-ketik, berhubungan dengan medsos, aplikasi video dan aplikasi edit foto. Jadi terkadang ada pekerjaanku yang menuntut aku harus menggunakan laptop selain smartphone. Selain itu aku butuh ruang layar yang lebar agar mudah menulis seperti laptop. Kadang suka iri ya ngelihat teman-teman kemana-mana bawaannya laptop yang ringan. Maklumlah laptopku agak berat jadi bikin berat bawaan. 

Contoh kenapa aku kudu bawa laptop. Biasanya nih Sabtu dan Minggu aku sering pergi ke luar kota dan menginap di rumah saudara. Kebetulan buat blogger seperti aku ada saja kerjaan online yang harus dikerjakan dan ngerjainnya fleksibel. Ada saja competition blog yang deadlinenya di waktu weekend.



Bahkan di hari liburpun aku tetap bekerja secara online. Secara online ini dalam artian misal ada job nulis blog dan deadlinenya hari Sabtu atau Minggu. Otomatis dong saat weekend dan kebetulan di luar kota harus aku selesaikan tepat waktu. 

Kalau lagi di tengah-tengah keluarga besar, terpaksa aku harus keluar dari keramaian suasana keluarga agar bisa mengerjakan deadline job. Kalau nggak diselesaikan hilang deh jobnya dan bisa-bisa aku di blacklist. Gawat lah kalau gini. Makanya kalau weekend-weekend aku masih sibuk dengan laptop, itu tandanya aku lagi ada kerjaan/job online. You know me so well. Okay. 

Beruntung punya suami yang suka sekali travelling walaupun cuma di daerah yang dekat-dekat. Jadi kalau travelling, untuk tas yang berisi laptop dibawa sama dia. Kalau aku ambil entengnya saja. Hihi. Tapi kasihan juga sih kalau dia bawa berat-berat. Jadi dibagi dua nih tasnya. 

Misal kami lagi pergi ke Bogor, naik bus, lalu naik angkot. Terkadang jalan kaki setiba di Bogor sambil menikmati suasana. Kalaupun udah capek membawa tas ransel yang berat sambil jalan kaki, kami coba istirahat sebentar, mencari tempat teduh atau duduk sebentar di bangku-bangku kecil yang ada di pinggir jalan. Kalau pun nggak ada bangku ya kamu duduk aja lesehan di trotoar. Kotor pun nggak masalah. 


MUDIK SAMBIL TRAVELLING

Kalau lagi mudik atau pulang kampung, tas berisi laptop ini selalu aku letakkan di tas ransel. Kalau naik kereta selalu aku taruh di tempat yang nyaman dan aman. Biasanya sih aku taruh di bawah kaki. Jarang sekali meletakkannya di kabin atas karena demi menjaga-jaga sesuatu hal yang nggak diinginkan. 

Waktu di kereta, saat lagi bengong, biasanya aku mulai membuka laptop. Daripada bengong kan mending aku buat nulis saja. Wifinya lo gratis kalau di kereta. Mau searching apa saja gampang sekali.

Kalau naik pesawat aku selalu membawa tas ransel laptop ke kabin dan meletakkannya di tempat yang tersedia. Kalau di pesawat sih aku tidak pernah membuka laptop, karena waktu tempuhnya yang cepat dan suka ribet kalau harus bongkar-bongkar tas. Apalagi kalau laptopnya gede banget. Duh enggak banget deh. Pasti lebih ribet lagi. 

Pernah ada kejadian, waktu lagi mudik kami rencananya mau pergi ke sebuah pantai. Eh ternyata memori smartphone sudah penuh karena kebanyakan dipenuhi oleh foto-foto dan video. Begitu juga dengan memori flashdisk. Otomatis memori HP harus dikosongin dong, supaya bisa foto-foto dengan banyak gaya dan posisi.

Nah, maka dari itu kalau nggak ada laptop kan susah. Sebab aku akan terlebih dahulu memback up semua data-data dan foto ke laptop, sehingga memori HP kosong lagi. Supaya keesokannya saat mengambil foto dan video di pantai, bisa tersimpan di HP. Itulah pentingnya keberadaan sebuah laptop bagiku. Bisa sebagai perantara untuk membackup file-file yang ada di HP kalau sudah penuh.

Kalau lagi di tempat mudik, aku biasanya kan lagi nggak banyak aktivitas karena cuti kerja. Nah, kalau bawa laptop jadi serasa ada teman untuk tempat curhat dan utak-atik blog gitu. Di saat lagi nggak ada aktivitas di rumah, yah laptoplah yang jadi teman setiaku. Selain suami tentunya ya. Sambil duduk-duduk nyantai nonton TV terus buka laptop dan ngeblog deh. 

Meskipun aku lagi ada di kampung, tapi aktivitas ngeblog dan kerjaan online tetap on dong. Nggak ada kata diam nih. Karena aku tuh suka banget dengan aktivitas. Kalau lagi nggak ada kerjaan, selalu ada aja ide untuk ngerjain apa saja. Cukup aktif lah. 

Aku sebenarnya penyuka travelling baik jauh maupun dekat. Hanya saja saat ini belum banyak tempat yang aku dan suami lalui. Travelling bagi kami bukanlah mengenai sebuah jarak dan tempat-tempat yang hits. Tapi bagi kami travelling adalah dimana kami berdua bisa bersama-sama pergi dengan suka-suka. Moment berdualah yang menjadi fokus utama. Atau istilahnya quality time di luar selain rumah. 

Tapi kami berdua masih berencana nih bisa travelling berdua ke luar negeri sekaligus honeymoon. Karena sejujurnya setelah menikah kami belum pernah honeymoon ke tempat yang indah dan jauh. Doakan saja ya rencana ini terkabul. 


Kalau nanti bisa honeymoon, tentunya kami tuh tak mau ketinggalan juga membawa laptop kesayangan. Buat jaga-jaga siapa tahu nanti pas lagi honeymoon bakalan ditodong bikin kerjaan. Atau pas lagi foto-foto di berbagai tempat, eh memori HP penuh. Duh, laptop pasti sebagai penyelamat dari itu semua. 

Makanya di tahun ini sepertinya aku harus ganti laptop nih dengan yang baru, simple dan ringan. Mau dibawa kemana mana jadi enak dan ringan ya. Mau travelling dan mudik juga nggak bikin repot bawanya. Apalagi ukurannya juga sesuai dan mudah dimasukkan ke tas ransel.



Apa ya laptop impian yang ingin aku punya?

Ini dia nih.. Zenbook 13 UX331UAL






Apa sih keistimewaan Zenbook 13 UX331UAL ini? Mari aku ulas sebentar ya.

UKURANNYA TIPIS DAN RINGAN

Meskipun travellingnya jarak terdekat saja, aku dan suami lebih nyaman membawa laptop yang ringan dan tipis. Seolah-olah ketipisannya seukuran tempat make up. Jadi gampang dimasukkan ke tas ransel. Tidak berat dan cukup dijadiin satu dengan baju-baju. Atau mau dimasukin ke tas selempang pun bisa karena ukurannya yang kecil.



Zenbook 13 UX331UAL ini hanya berukuran 13,3 inci dengan tebal 13,9 milimeter saja. Ukurannya hampir menyamai kertas A4. Ukuran tebalnya hampir sama dengan ZenBook UX331UN. Untuk beratnya hanya mencapai 985 gram. Tidak sampai 1 kilogram lo. Ringan kan ya. Seringan kamu membawa buah mangga 1 kilo. Ditaruh di tas ransel juga nggak berat. Wah, enak nih kalau seandainya aku punya laptop ini. Bisa-bisa kemanapun pergi selalu aku bawa. 

Untuk desain bingkainya dengan bezel layar berfitur NanoEdge dan full HD yang sangat ringkas dan ultraportabel. Mudah dimasukkan ke dalam tas ransel, tas jinjing ataupun tas selempang. Konstruksinya menggunakan magnesium alloy yang sangat ringan dan menggunakan integrated graphics. Standarnya sudah military-grade MIL-STD 810G dan lolos uji daya tahan kalau dioperasikan dalam keadaan apapun.



Hebatnya lagi nih, dengan standar yang dimilikinya ini sudah lolos uji daya tahan, sampai-samapi diuji ekstrim oleh Raditya Dika di channel youtubenya. Seperti apa ya uji cobanya? 
Tonton yuks videonya:




PRODUKTIVITASNYA MUMPUNI

Mencari laptop untuk bekerja memang butuh produktivitas yang mumpuni dan mau bekerja sama dalam kondisi apapun. Pastinya Zenbook 13 UX331UAL ini jawabannya. ASUS tidak berkompromi terkait performa. Prosesor Intel® Core™ i5 Generasi ke-8 yang dimiliki sangat supercepat, dengan RAM 8GB DDR4 2133MHz, dan SSD 256GB PCIe®. Bekerja lebih mudah dan lebih cepat. Mau menyimpan data pun kecepatannya sangat tinggi dan handal.



Karena aku keseringan bekerja multitasking sambil ngeblog dan sambil ngerjain job ditambah lagi bikin grafis dan searching-searching file, aku butuh laptop yang kecepatannya mumpuni. Tanpa lelet dan lama. Sehingga semua pekerjaan bisa dikerjakan dalam waktu singkat. 

Kalau suka dengerin musik atau film, laptop ini cocok banget dipakai. System audio Harman Kardon adalah sang juara yang akan memberikan suara imersif yang kencang dan kuat saat menyetel musik dan video. Tak ada duanya deh. 

Zenbook ini dilengkapi dengan Wi-Fi Master. Mau menikmati video secara streaming akan lebih lancar dan cepat dengan jarak 300 meter atau lebih, atau pada jarak 225 meter dengan ada interferensi dari perangkat USB 3.0. Jarak ini sekitar 65 meter lebih jauh lo daripada laptop lain yang biasanya tidak memiliki Wi-Fi Master. Streaming apapun jadi lancar deh. 

Zenbook 13 ini sudah dilengkapi dengan teknologi dual-band 802.11ac. Kecepatan Wi-Fi Masternya mencapai 867Mbps yaitu sekitar 6x lebih cepat dibanding single-stream 802.11n. Mantap banget nih. Bekerja online akan lebih produktif dan cepat. Apalagi kalau berada di kantor atau coffee shop. 


BATERAINYA TAHAN LAMA

Kalau mempunyai laptop yang baterainya cepat habis dan sebentar-sebentar harus dicolokin ke listrik itu rasanya capek ya. Tapi kalau punya laptop yang baterainya awet itu adalah idaman lo. 

Ini yang diidamkan dari Zenbook 13 UX331UAL yaitu mempunyai baterai yang awet dan tahan lama. Baterainya sudah lithium-polymer 50Wh dan memiliki daya tahan baterai hingga 15 jam. Tentunya tergantung pemakaiannya ya.

Memakai Zenbook 13 ini, pekerjaan multitasking bisa non-stop. Adanya aplikasi pengukuran baterai PCMark yang menunjukkan bahwa baterai ZenBook 13 UX331UAL ini dayanya bisa bertahan hingga 4 jam 43 menit. Itupun kalau digunakan tidak terlalu intensif seperti pada pengujian benchmark yang sudah dilakukan sebelumnya, maka baterai akan bertahan lebih lama. 


NYAMAN UNTUK MENGETIK DAN BEKERJA

Mengetik dan bekerja di laptop itu butuh kenyamanan. Terutama unuk peletakan jari tangan dan telapak tangan kita. Peletakan keyboardnya yang pas dengan jari dan telapak tangan tidak akan membuat tangan merasa capek dan kram.


Keyboard backlit membuat nyaman mengetik

Ternyata ZenBook UX331UAL ini sudah dilengkapi dengan keyboard backlit ukuran penuh dengan desain yang kokoh. Jarak penekanan tombol pada keyboard yaitu 1,4 mm. Jarak ini memberikan kenyamanan saat mengetik. 

Laptop ZenBook UX331UAL didukung oleh teknologi palm-rejection dan mendukung gerakan multi-jari serta tulisan tangan. Ini dia yang dicari buat aku yang suka mengetik.


MEMILIKI SENSOR SIDIK JARI DENGAN WINDOWS HELLO

Keamanan sebuah laptop dari hal-hal yang tidak diinginkan itu penting. Terutama untuk keamanan data yang ada di laptop. Supaya tidak mudah diakses oleh orang yang tidak berkepentingan, laptop ZenBook UX331UAL sudah dilengkapi dengan sensor sidik jari yang ada di touchpad dan Windows Hello. 

Dengan sensor sidik jari ini, aku cukup menyentuh laptop dengan jari sekali saja. Maka laptop akan terbuka kuncinya. Bisa juga hanya dengan menghadapkan wajah ke layar laptop, maka aku bisa langsung bekerja dengan laptop. Sangat cepat dan praktis banget kan? Orang lain pun bakalan susah untuk mengakses laptop kita tanpa kita yang membukanya. 


KESIMPULAN




Kalau punya laptop ASUS ZenBook UX331UAL rasanya puas banget ya. Mau travelling nggak usah repot-repot dengan laptop yang ringan dan tipis. Gampang dibawa lagi. Mau travelling dan bekerja pun bisa diajak kompromi karena kecepatannya yang memudahkan semua pekerjaan selesai tepat waktu. Aman digunakan dari jangkauan tangan-tangan jahil yang akan mengambil data-data kita. Bahkan tidak cepat habis baterainya saat diajak bekerja. Sungguh-sungguh ini laptop impianku. Benar-benar #LaptopIdamanSobatTraveller. Jadi tahun #2018PakaiZenbook nih.  Bagaimana dengan kamu?

Asus sebagai brand laptop nomor 1 di Indonesia tak henti-hentinya berinovasi ya. Selalu saja muncul laptop-laptop baru yang sesuai dengan kebutuhan kita. Makin hari makin ringan dan tipis jadi mudah dibawa kemana-mana.

Untuk Asus ZenBook UX331UAL harganya sekitar Rp14.799.000,-. Fantastis juga ya harganya. Bangga nih kalau bisa punya si laptop keren ini. 


Nah, tertarik nggak dengan Asus Zenbook 13 UX331UAL ini. Kekerenan dan ketangguhannya bikin mupeng ya. Buruan beli yuks. 











11 comments:

Arief bangkalan hehe..Rahn division of Bangkalan said...

Blognya baguus, cmn saran aja dikit jgn terlalu panjang biar g bosen. Dik diddik bein tapi rutin posting lebih bagus tretan..sukses sllu yah. 1 lg, g pke emotion itu yg baca g cmn cewek wkwkwk

FaniaSurya said...

Sekarang jamannya tulisan dan ulasan yg panjang2 bro. Hehehe

fenni bungsu said...

Suka nih sama sensor pengamanannya, apalagi ketahanan baterai yang mumpuni, jadinya kan nggak sering-sering ngetuk sambil pakai colokan

gita siwi said...

Udah coba setting pasword jadi pas buka nggak ribet apalagi travel blogger kan. Hahaha

Sri Widiyastuti said...

Tahan banting, yes, laptop ini emang keren banget. Apalagi kalau laptop barengan begitu, bakalan deg degan melulu kalau dibawa ke sana ke sini hehe mantap mbak ulasannya. Moga tercapai ya impiannya memiliki ZenBook ini

Sri Widiyastuti said...

Tahan banting, yes, laptop ini emang keren banget. Apalagi kalau laptop barengan begitu, bakalan deg degan melulu kalau dibawa ke sana ke sini hehe mantap mbak ulasannya. Moga tercapai ya impiannya memiliki ZenBook ini

Ida Tahmidah said...

Suka banget sama laptop ini jadi ngiler pengen punya deuh kapan ya...

Cerita Bang Doel said...

Laptopnya tipis bat.. enak neh buat di ajak traveling.. tapi saya paling males kl
Bawa laptop. Karena penjagaan harus extra Apalagi gue suka backpacker jadi yaa gtu daah

Dwi Puspita said...

wah asyik banget, suami istri kompak nih. Saya pengen banget punya laptop asusu yg tipis seperti ini. Semoga suatu saat kesampaian punya leptop ini

Awan said...

Wadaawww laptop impian ini mah, sudah ringan, tahan banting, spesifikasi gahar, batrainya juga tahan lama, kayanya kudu wajib punya nih laptop yang satu ini. Mantaps bangat!

Rhoshandhayani KT said...

wuaaaaah
emang kerjaan sekarang kudu butuh laptop ya
pasti ada aja yang dibutuhin dari laptop

semoga disegerakan punya zenbook yaaa

Impian Menuju Kehamilan dengan Mengetahui Masa Subur Yang Tepat

IMPIAN HAMIL Memiliki seorang anak selalu menjadi impian setiap pasangan suami istri (Pasutri). Kehadiran seorang anak mampu memberikan ...