Masa Kecil Itu Penuh Kenangan

Pasti dong ya pernah mengalami masa kecil. Masa kecil itu adalah masa-masa yang indah dan penuh kenangan. Siapa coba yang nggak mempunyai masa kecil yang indah? Semoga saja tidak ada ya.

Ada banyak kenangan di waktu aku kecil. Yang aku ingat adalah aku tinggal di asrama rumah dinas bersama kedua orang tuaku, kedua adikku dan seorang pembantu yang sangat setia mengasuhku dan kedua adikku sampai kuliah. Bahkan sampai sekarang sudah dianggap keluarga sendiri.



Masa kecil yang penuh kenangan tapi kenangan yang benar-benar tak terlupakan adalah saat di asrama selalu kekurangan air bersih. Bertahun-tahun keluargaku tinggal di asrama. Yang teringat cuma pernah menampung air hujan gara-gara air PAM tidak hidup. Saking habisnya air, hal tersebut terpaksa kami lakukan. Tetapi air tersebut hanya digunakan untuk mandi saja. Sedangkan air yang digunakan untuk minum dan masak, kita membeli air galonan yang dijual oleh tukang air.

Antara sedih dan menikmati kehidupan di asrama yang kekurangan air. Bahkan sampai-sampai aku yang masih SD ini ditugaskan untuk membantu mengangkut air dalam ember dari jarak 200 meter ke kamar mandi sendiri. Tentunya dengan cara gotong royong. Walaupun yang namanya anak kecil sering menggerutu ya kalau disuruh-suruh.

Tak hanya itu, untuk menghemat air kami pun pernah mandi di sumur milik orang lain. Bayangkan membawa gayung dan alat mandi ke sumur tetangga yang jaraknya 500 meter. Itupun hampir setiap hari terjadi. Kenangan ini masih teringat sangat di memoriku.

Kenangan yang lain yaitu, sejak kecil kedua orang tuaku setiap hari libur selalu membawaku dan adik-adikku pergi jalan-jalan. Walaupun kendaraan yang kami punyai hanya sepeda motor, tapi kedua ornag tuaku selalu berusaha untuk mengajak kami refreshing.

Di sepeda motor biasanya aku duduk di bagian depan dan kedua adikku duduk di tengah. Sedangkan ibuku di bagian belakang. Jadi kami berbonceng 5. Kebayang nggak sih gimana repotnya kedua orang tuaku saat itu. Tapi kami merasa bahagia-bahagia saja. Meskipun jalan-jalannya hanya memakai sepeda motor.

Begitu juga saat jalan-jalan ke Surabaya seperti THR dan Kebun Binatang. Kami bela-belain naik bus berlima dari Madura ke Surabaya. Dan sesampainya disana cukup naik angkutan umum. Tapi kami bahagia sekali.

Kenangan masa kecil sebenarnya banyak sekali ya bagiku. Yang bisa aku ceritakan hanya itu saja. Karena kalau diceritakan semua bakalan berlemnbar-lembar dan bisa-bisa jadi novel deh.

Comments

Popular Posts