Launching buku Narasi Mematikan

Launching buku Narasi Mematikan - Kamis tanggal 27 Juli 2023 kemarin beruntung banget saya bisa hadir ke acara launching buku berjudul Narasi Mematikan, Pendanaan Teror di Indonesia" yang diselenggarakan di Universitas Paramadina. Sebagai Penulis buku ini adalah Dr. Noor Huda Ismail yang merupakan Direktur Eksekutif Kreasi Prasasti Perdamaian & Visiting Fellow - S Rajaratnam School  of International Studies, Nanyang Technology University.




Pada acara ini juga ditayangkan screening film dokumenter berjudul " Dari Kecewa Kepada Bapak Menjadi Pendana ISIS". Sebuah film yang berkisah tentang seorang Munir Kartono, seorang mantan narapidana terorisme yang tertangkap  dengan dakwaan pendanaan terorisme di Indonesia.

Pertama kali acara ini di buka dengan Opening speechnya yaitu Bapak Prof. Didik J Rachbini M.Sc Ph.D sebagai Rektor Universitas Paramadina. Beliau mengatakan bahwa dalam menangani kasus terorisme itu tidak boleh terlalu over dosis, karena kalau terlalu over dosis maka demokrasi-nya akan rusak. Sungguh sebuah ungkapan yang cukup menohok ya.

Selain itu juga hadir pembicara yang lainnya pada acara launching buku ini yaity
1. Dr. Noor Huda Ismail  sendiri sebagai  Direktur Eksekutif Kreasi Prasasti Perdamaian & Visiting Fellow - S Rajaratnam School  of International Studies, Nanyang Technology University
2. Dr. M Subhi Ibrahim - Ketua Program Magister Ilmu Agama Islam , Universitas Paramadina
3. Dr. Mirra Noor Mila - Lektor Kepala, Fakultas Psikologi & Wakil Kepala Laboratorium Psikologi Politik, Universitas Indonesia
4. Munir Kartono - credible voice -Kreasi Prasasti Perdamaian.
5. Hendro Fernando, Credible Voice
6. Dr. Zora Sukabdi, Dosen Universitas Indonesia sebagai moderator acara. 

Sebagai Narasumber dari buku ini adalah Arief Budi Setiawan, Hendro Fernando, Ika Puspitasari, dan Munir Kartono.

Sebagai penulis buku ini, Dr. Noor Huda Ismail ingin menyampaikan bahwa pentingnya faktor narasi sebagai pemicu lahirnya terorisme. Dalam membuat buku ini waktu risetnya cukup lama yaitu selama 3 tahun. Tapi proses menulis bukunya cukup 3 bulan saja. Wow, sungguh sebuah riset yang lama fan mendalam sekali karena sumbernya harus benar-benar valid.

Buku ini cukup tebal dengan cover warna biru dan ukuran buku yang sebesar A4 dengan ulasan yang lengkap dan detail serta tambahan-tambahan ilustrasi untuk menambah ketertarikan dalam membaca. Ukuran bukunya sih tidak biasa karena cukup lebar. Kalau menurut Bapak Noor Huda sih, membuat ukuran buku seperti itu, berawal dari istrinya yang ketika diajak membaca buku selalu mengantuk dan akhirnya tertidur. Maka dibuatlah ukuran yang tak biasanya. Memang benar juga sih.

Buku ini terdiri dari 10 bab yang pembahasannya detail dan mendalam yang diangkat dari permasalahan pendanaan terorisme di Indonesia khususnya dibagian narasi. Penggunaan narasi terkait dengan sentimen politik. Sentimen politik agama atau sentimen agama plus etnisitas merupakan bahan baku narasi paling mudah dan murah serta luas pengaruhnya dibandingkan dengan sentimen identitas lainnya  seperti suku, ras dan gender.



Buku ini juga akan menjelaskan kenapa orang-orang mau dan ikut membantu pendanaan terorisme. Padahal sejatinya terorisme itu tidak dibenarkan. Jika ditelaah lebih dalam, jawabannya benar-benar mencengangkan dan semuanya diuraikan dalam buku ini.

Sebagai narasumber yang hadir langsung di acara launching buku ini yaitu Munir Kartono dan Hendro, uraian mereka mengapa akhirnya terlibat dalam pendanaan terorisme yang akhirnya membuat mereka ditangkap. Tak hanya mereka, namun keluarganya juga ikut dirangkul dengan narasi yang mematikan tersebut. Walaupun pada akhirnya keluarga mereka hancur dan tercerai berai. Namun sekarang mereka menyadari bahwa tindakan mereka itu salah.

Narasi dalam terorisme ini akan memberikan dampak psikologis , sehingga membuat orang yang diteror akan tunduk dan patuh lalu mau melakukan apa saja untuk orang yang menerornya. Biasanya narasi yang disampaikan adalah berbasis agama. Agama adalah narasi yang sakral untuk memastikan keselamatan dunia akhirat para pengikutnya. Sehingga kebanyakan orang baik terpengaruh dan selalu husnuzhon terhadap apa yang disampaikan. Buku ini mengungkapkan bagaimana alur pendanaan terorisme diungkap dengan tuntas. 

Yang penasaran dengan buku ini, bisa PO dengan menghubungi admin buku ruangobrolid@gmail.com dengan harga Rp.199.000,-

Tidak ada komentar