Sehat dengan Tanaman Apotik Hidup

Pengetahuan tentang apotik hidup saya ketahui sejak duduk di bangku sekolah dasar. Saat itu saya tidak terlalu tertarik dengan yang namanya apotik hidup. Karena dalam pikiran saya apotik hidup adalah bahan-bahan yang digunakan untuk jamu. Ih, jamu kan pahit. Makanya waktu itu saya tidak doyan dengan yang namanya jamu.


Kali ini sejak saya getol dengan kesehatan saya mulai tertarik dengan yang namanya apotik hidup. Karena ternyata apotik hidup itu sangat berguna dan banyak manfaatnya bagi kesehatan kita lo. Yang dimaksud apotik hidup adalah tanaman berkhasiat yang digunakan untuk pengobatan dan kesehatan tubuh yang dapat ditanam di sekitar halaman rumah, selain itu juga berfungsi untuk penghijauan dan membuat oksigen serta hawa disekitar rumah menjadi segar. Contohnya yaitu jahe, kunyit, kencur, lengkuas, sambiloto, bawang merah, bawang putih dan lainnya.

Dulu saya sering sekali membuat ramuan jamu dengan tanaman apotik hidup misalnya ramuan jahe ditambah kencur, sereh dan daun jeruk serta gula batu. Semuanya saya rebus dan disaring airnya. Diminum hangat-hangat kuku. Khasiat ramuan tersebut adalah untuk mengobati batuk dan flu. Kalau sudah mau terserang batuk dan flu saya langsung saja membuat ramuan tadi. 

Terkadang juga saya membuat rebusan jahe dengan gula batu saja. Rasanya enak dan nyaman ditenggorokan dan juga untuk menghangatkan badan serta memulihkan tenaga. Cocok sekali diminum ketika cuaca dingin atau musim hujan. Tapi tidak menutup kemungkinan ketika musim panas juga diperbolehkan minum ramuan ini.

Jika saya tidak mempunyai nafsu makan, maka saya membuat ramuan rebusan temulawak dan gula batu. Fungsi lainnya juga untuk kesehatan hati. Ada lagi ramuan herbal yang sering saya buat yaitu rebusan daun sirih. Khasiatnya bagus sekali untuk kewanitaan. Selain itu juga daun binahong yang seringkali dibuat untuk ramuan obat cina. Istilah lainnya yaitu Dheng San Chi. Daun binahong ini ukurannya kecil dan daunnya berbentuk seperti hati, hidupnya menjalar. Manfaatnya untuk menyembuhkan dan mengeringkan luka. Sangat baik juga bagi orang yang baru dioperasi agar jahitannya cepat kering. Kebetulan saya mendapatkan daun ini dari sepupu saya karena di halaman rumahnya ditanami apotik hidup. 


Sejak mengikuti pola makan Food Combining, saya semakin rajin membuat ramuan herbal namanya yaitu teh rempah. Teh rempah ini bahannya bukan dari teh dan rempah-rempah tapu cukup dari tanaman apotik hidup saja. Bedanya dengan jamu yaitu teh rempah ini tidak direbus tapi bahannya  menggunakan satu batang utuh yang digeprek dan cukup disiram dengan air panas. Didiamkan selama 30 menit sampai terasa hangat-hangat kuku. Baru setelah itu boleh diminum. Rempah yang digunakan pun cukup satu macam saja dan jangan dicampur dengan bahan lain, agar tidak memberatkan ginjal bekerja. Saya sering meminumnya ketika sore hari bersamaan dengan alpukat atau kacang-kacangan. Diusahakan juga setiap harinya saya mengganti jenis rempah yang digunakan untuk teh. Yang saya rasakan setelah rutin minum teh rempah ini yaitu enak banget di badan dan terasa lebih sehat lagi. Teh tempah ini tidak dicampur dengan teh dan tidak menggunakan gula atau bahan sejenisnya. Tapi cukup satu rempah saja. Jadi murni tanpa campuran apa-apa. Bagi yang tidak biasa, mungkin rasanya tidak enak. Tapi kalau sudah dibiasakan nantinya juga terasa enak-enak saja.


Sebenarnya mempunyai apotik hidup di rumah sendiri itu penting lo. Diantaranya yaitu:

 1.  Memudahkan membuat ramuan herbal sendiri untuk mengobati penyakit.

 2. Tidak perlu jauh-jauh beli di pasar atau supermarket. Tapi cukup tinggal memetik saja di rumah. Hemat waktu dan tenaga dibandingkan harus ke pasar atau supermarket terlebih dahulu.

 3. Kalau mempunyai apotik hidup sendiri tentunya menghemat pengeluaran untuk membelinya di pasar atau supermarket. Apalagi ada beberpaa tanaman apotik hidup yang jarang ada dan langka di dapat terutama di kota besar. Jadi disarankan sebaiknya menanam sendiri tanmaan apotik hidup.

 4. Membantu menggalakkan penghijauan di rumah sendiri. Dengan menanam tanman apotik hidup, rumah yang kita tempati akan terlihat lebih hijau dan adem. 

 5. Jika menanam dalam jumlah banyak, bisa dijual dan kita akan mendapatkan keuntungan.


Nah, itulah manfaat yang dapat kita rasakan bila kita sendiri mempunyai lahan untuk menanam apotik hidup. Sedangkan untuk trik-triknya menanam apotik hidup di lahan sendiri yaitu:

 1.  Untuk lahan yang luas, akan lebih mudah menanam apotik hidup jenis apapun. Sebaiknya lahan dibuat sedemikian rupa dan dikelompokkan agar terlihat rapi dan mudah dikenali. Gunakan juga petak-petak dalam memisahkan jenis-jenis apotik hidup.  Bisa ditanam langsung di tanah ataupun menggunakan pot.


 2. Untuk lahan yang sempit bisa menggunakan pot-pot tanaman yang digantung atau disedikan tempat/rak pot berupa kayu yang berbentuk vertikal dan dibuat berkotakkotak. Nah pot-pot tersebut bisa ditaruh di rak kayu itu. Selain terlihat cantik juga lebih hemat lahan.  


Bagi saya pribadi mempunyai lahan untuk menanam apotik hidup itu sangat penting dan menjadi bekal kita ke depannya. Apotik hidup lebih murah digunakan untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit daripada menggunakan obat-obatan kimia. Siapa sih yang ingin sakit? Tidak ada kan? Karena sakit itu mahal. Yuk kita menjaga kesehatan dan mengkonsumsi tanaman apotik hidup sesuai dengan kebutuhan dan sekaligus membantu penghijauan. 

Comments

Popular posts from this blog

Mudahnya Mengganti SIM Card di Grapari Telkomsel

Gara-Gara Samsung Galaxy Gift, Saya Dapat Voucher Gratis

Serunya Berburu Promo dan Diskon di Samsung Galaxy Gift Indonesia