Ketika Rasa Takut Itu Ada

Menceritakan pengalaman yang horor dan menakutkan bagi saya menjadi sebuah hal yang tidak saya sukai. Walaupun sebenarnya saya jarang banget ya mengalami sesuatu hal yang horor. Saya sendiri juga belum pernah melihat hal-hal ghaib diluar kemampuan saya untuk melihatnya. Alhamdulilah sih. Tapi ketika melihat orang yang kemasukan makhluk ghaib sih saya pernah dan bahkan sering sekali.

Yang mau saya ceritakan di sini sebenarnya bukan hal horor yang pernah saya alami. Bisa jadi ini sebuah bentuk delusi akan ketakutan terhadap sesuatu hal atau tempat. Kalau delusi ini sudah terbentuk pasti akan timbul rasa cemas, takut dan resah akan sesuatu. Nah, hal ini yang pernah saya alami. Terutama ketika saya pergi ke suatu tempat dan sudah pernah mendengar bahwa tempat tersebut horor atau sering muncul penampakan-penampakan aneh. Makanya kalau sudah tahu tempat itu horor, saya jadi tambah takut. Kecuali kalau saya tidak tahu sama sekali, justru malah saya jadi pemberani. Aneh kan?

Kejadian yang pernah saya alami yaitu ketika saya pulang kerja dan langsung ke rumah teman. Kebetulan waktu itu masih ada acara di rumah teman saya dan baru habis maghrib bisa pulang ke rumah. Tapi sayang sekali,  ternyata waktunya molor sampai dengan sehabis isya'. Berhubung sudah malam dan angkutan ke rumah sudah jarang, maka saya berniat untuk menginap di rumah tante saya. Kalau nekad pulang sekarang takut terjadi sesuatu di jalan. 

Saat itu juga saya menelepon tante dan minta ijin supaya bisa menginap di rumahnya. Alhamdulilah tante tampak senang sekali dengan kedatangan saya di rumahnya. Maklumlah dia hanya tinggal berdua dengan suaminya di rumah yang besar dan luas. Anak anaknya sudah menikah semua dan punya rumah masing-masing. 


Akhirnya saya menuju rumah tante dan tante langsung mempersilahkan saya masuk. Lalu menyiapkan makan malam untuk saya. Nah, selesai makan malam kami mengobrol sebentar, kemudian tante menyuruh saya tidur di kamar yang dekat dengan kamar mandi. Kamar itu bwrhadapan langsung dengan kamar mandi. Hanya berjarak 2 meter saja. Sedangkan kamar tante saya di samping kamar saya. Hanya saja letak pintunya agak jauh dengan pintu kamar saya. 

Sebenarnya saya sudah merasakan hal-hal yang tidak enak. Rasa takut dan cemas mulai menghampiri kala itu. Saya terdiam di kamar ini sendiri. Semua lampu-lampu di ruang tamu dan makan dimatikan dan hanya satu lampu saja yang dihidupkan. Resah gelisah sambil memandang sekeliling kamar karena takut. Takut ada yang masuk, takut ada yang mengintip dan kegelisahan yang lain. Saya pun tidak bisa tidur. 

Mengapa saya sampai merasa ketakutan seperti ini? Ya, karena dulu saya pernah diceritakan oleh pembantu rumah ini yang dulu pernah bekerja pada tante bahwa dia pernah diganggu mkhluk ghaib. Misalnya nih kran wastafel tiba-tiba mengucur senduri hingga suaranya terdengar. Ketika pembantu iu hendak mematikan wastafel, tiba-tiba suara air mengalir berhenti dan tidak ada air wastafel yang mengucur. Kejadian lain yang dialaminya yaitu pernah ada sesuatu yang lewat sekilas seperti bayangan putih ketika dia ada di dapur. Nah, semenjak diceritakan hal-hal menakutkan seperti itu, saya jadi tersugesti juga rasa ketakutan itu. Delusi  mulai memenuhi pikiran saya saat ini.

Saya benar-benar tidak bisa tidur. Saking resahnya, saya pun ingin buang air kecil ke toilet. Tapi untuk keluar dari kamar saja saya sudah merasa takut. Takut tiba-tiba ada penampakan langsung di depan kamar saya ataupun takut terjadi sesuatu nanti di kamar mandi. Saya komat-kamit membaca doa,agar tidakengalami hal yang menakutkan. Haduh, ketakutan ini membuatku tegang dan benar-benar merasuk dalam pikiran saya. Ke kamar mandi atau tidak. Berulang kali menggerutu dalam hati. Akhirnya saya coba untuk memberanikan diri keluar kamar. Sambil tolah-toleh ke kanan dan ke kiri. 

Saya langsung lari ke kamar mandi. Buru-buru buang air kecil dan langsung lari ke kamar tidur lagi tanpa harus tolah-toleh lagi. Dada ini berdegup kencang. Seperti dikejar hantu saja. Akhirnya saya lega ketika saya sudah sampai di dalam kamar lagi dan mengunci kamar rapat-rapat. Tapi rasa ngantuk belum melanda. Saya masih cemas dengan keadaan di sekeliling kamar ini. Saya takut sih sebenarnya. Mau memanggil tante di kamarnya dan mengatakan kalau saya ketakutan rasanya tidak enak dan sungkan. Saya bolak-balik ke kanan dan ke kiri selama berbaring di tempat tidur. Sampai akhirnya saya kecapekan sendiri dan tertidur. Bersyukurlah selama tidur saya tidak memimpikan hal-hal yang buruk.

Saya terbangun dan ternyata sudah pagi. Ah, saya kebablasan nih tidurnya. Saya langsung ambil wudhu dan shalat shubuh. Ternyata tidak terjadi apa-apa semalam tadi. Saya merasa aman dan ketakutan itu sudah hilang. Delusi itu membuatku tidak karuan. Ketakutan dan kecemasan yang sepatutnya tidak perlu saya alami. Dan beruntunglah saya tak pernah mengalami hal buruk yang pernah dialami oleh pembantu itu. Atau mungkin saja itu hanya cerita kebohongan dari si pembantu untuk menakut-nakuti. 

Comments

foottrip said…
Harusnya buat ODOP ke 13 ini saya blogwalking saat pagi saja. Jadi parno deh..

helenamantra dot com
Abdul Cholik said…
Makhluk ghaib kayaknya ada di mana-mana walau saya belum pernah melihat atau mengalaminya.
Tak percaya tapi nyata gitu.
Salam hangat dari Jombang
Kadang mungkin nggak ada apa-apa, ketakutan kita yang membuat semuanya seolah-olah ada.
isma said…
wehehe aku kdg kl di tempat yg gak biasa aku tinggali jg muncul rasa takut, apalagi ada cerita serem sebelumnya. tp sebenarnya trgantunng gimana kita bs kendalikan rasa aja, yakin gak ada apa2, insyaallah ya gpp. tapi ya namanya takut ya haha susah juga :D
FaniaSurya said…
Hehe. Bikin serem ya mbk.
FaniaSurya said…
Betul pak dhe. Ada dimana2.
FaniaSurya said…
Kadangkal ketakutan itu yg gak bs ditahan mbk
FaniaSurya said…
Susah mbak. Harus banyak2 berzikir dan dia deh baru bisa tenang.

Popular posts from this blog

Mudahnya Mengganti SIM Card di Grapari Telkomsel

Gara-Gara Samsung Galaxy Gift, Saya Dapat Voucher Gratis

Serunya Berburu Promo dan Diskon di Samsung Galaxy Gift Indonesia