Friday, April 13, 2018

Colour To Life, Perpaduan Menggambar Konvensional dan Digital yang Semakin Menarik

Ingat masa kecil dulu, menggambar dan mewarnai menjadi kegiatan yang paling aku sukai. Ya, karena dulu aku hobi sekali menggambar. Mencorat-coret dan melatih jari tangan dan otak untuk berkreativitas sehingga menghasilkan gambar yang unik dan sesuai dengan imajinasi yang dimiliki. Tak hanya itu, menggambar dan mewarnai pun mampu mengasah bakat yang kita miliki apalagi kalau ditelateni sejak dini. Kertas folio serta pensil warna menjadi alat yang penting dalam menggambar dan mewarnai. 

Dulu aku memang suka menggambar dan mewarnai bahkan bakat yang aku miliki sampai sekarang tetap dijalani. Dulu menggambar dan mewarnai hanya dalam selembar kertas putih dengan teknik pewarnaan konvensional. Beragam pensil warna kayu menjadi andalan dalam mewarnai. 

Menggambar dan mewarnai secara konvensional memang masih diminati banyak orang terutama untuk anak-anak. Kegiatan tersebut selalu identik dengan aktivitas anak -anak karena memang diperuntukkan bagi anak-anak untuk mengasah bakatnya. Lihat saja balita yang sudah bisa memegang pensil saja sukanya mencorat-coret di atas kertas. Anak-anak pun juga lebih suka melihat gambar-gambar daripada tulisan kan? Karena gambar lebih mudah dipahami dan dimengerti. Itulah yang menjadi daya tarik sebuah gambar bagi anak-anak. Tapi sebenarnya aktivitas menggambar dan mewarnai ini tak hanya diperuntukkan bagi anak-anak saja. Orang dewasa pun bisa saja melakukan aktivitas tersebut tak hanya sebagai hobi semata tapi sebagai aktivitas sampingan/hobi yang mampu membuat rileks pikiran serta melepas stress.

COLOUR TO LIFE SEBAGAI INOVASI TERBARU FABER CASTELL



Di era teknologi digital saat ini, menggambar dan mewarnai secara konvensional mulai mengalami perkembangan dan kemajuan yang pesat. Mulai banyak inovasi-inovasi yang dikembangkan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan jaman. Memang inilah yang sedang ditunggu-tunggu. Seperti kita ketahui bahwa di era sekarang ini segala macam aktivitas yang ada sudah menuju ke arah digitalisasi dengan berkembangnya gadget yang bermacam-macam merk dan spesifikasi.



Salah satu inovasi yang dilakukan saat ini telah dilakukan oleh sebuah produsen alat tulis terbesar dan tertua yaitu Faber Castell. Sudah tahu kan merk terkenal ini. Salah satu alat tulis yang diproduksinya adalah pensil warna. Aku pribadi adalah penggemar pensil warna Faber Castell karena kualitasnya yang bagus dan awet sekali. Apa sih inovasi yang telah dilakukan oleh Faber Castell?

Sebagai salah satu penggemarnya, aku sempat mengikuti peluncuran atau launching produk terbaru Faber Castell yng diberi nama Colour of Life di Central Park pada tanggal 7 April 2018 kemarin. Acaranya diselenggarakan di Gramedia Central Park Jakarta. Peluncuran produk Faber Castell terbaru ini yaitu produk Colour To Life (CTL) yang mengedepankan perpaduan antara menggambar konvensional dengan kemajuan teknologi Augmented Reality (AR). Hal ini dilakukan dengan maksud untuk memanfaatkan gawai yang ada di era perkembangan teknologi menjadi sebuah permainan yang asyik bagi anak-anak dengan tetap mengedepankan kreativitas dalam menggambar. Oleh karena itu, diharapkan produk ini bisa bersinergi bersama produk digital yang berkembang dengan pesat. Dengan peluncuran produk ini juga diharapkan nantinya akan memberikan pengalaman kepada anak-anak bagaimana hasil mewarnai yang dilakukan bisa muncul sebagai karya digital yang dimulai dari gambar analog.



Pada launching tersebut, telah hadir pihak-pihak yang ikut terlibat dalam peluncuran produk terbaru dari Faber Castell yaitu:

1.Bapak Yandramin Halim selaku Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia.



2. Bapak Richard Panelewen selaku Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia.


3. Ibu Nia selaku Perwakilan dari Pihak Gramedia Central Park.


Kehadiran produk baru Faber Castell yaitu Colour To Life ini sebagai upaya agar kegiatan mewarnai menjadi lebih menarik bagi anak-anak. Kegiatan mewarnai ini otomatis langsung terhubung dengaƱ dunia digital terutama gawai. Apalagi saat ini penggunaan gawai bagi anak-anak sangat marak sekali dan tidak mungkin bagi orang tua untuk melarang mereka menggunakan gawai. Oleh karena itu, dengan adanya produk ini, bisa memecahkan masalah bagi para orang tua untuk bisa dengan bijak kepada anak-anaknya dalam penggunaan gawai yang dipadukan dengan aktivitas menggambar dan mewarnai.



Produk Colour To Life ini tidak menjadikan anak sepenuhnya sebagai objek dari mainan digital, namun mampu memperlihatkan anak-anak sebagai subjek saja. Jadi anak-anak nantinya bisa diarahkan menuju dunia digital sebagai kontributor yaitu mensupplai karakter/objek yang sudah kita warnai bisa digunakan sebagai game. 

Sebagai produk baru, Colour To Life ini merupakan buku bergambar yang gambarnya sudah tersedia. Sehingga kita cukup mewarnainya saja menggunakan Connector Pen yang juga sudah tersedia. Colour To Life sudah dipacking dalam sebuah box yang ekslusif yang terdiri dari:



1. Buku gambar Augmented Reality dengan 15 halaman.
2. 20 warna Connector Pen
3. Panduan mewarnai dan bermain dengan Colour To Life.

LANGKAH MENGGUNAKAN COLOUR TO LIFE

Langkah-langkah menggunakan Colour To Life ini yaitu:

1. Colour.



Warnilah buku gambar yang sudah tersedia dengan menggunakan Connector Pen yang sudah tersedia pula. Untuk mewarnainya tidak perlu mewarnai secara full/memblok gambar tapi cukup dengan mengarsir saja. Karena hanya dengan arsiran, ketika di scan di aplikasi, maka warna apapun yang digunakan pasti akan muncul sesuai dengan yang kita warnai. Perlu diingat agar tidak mewarnai bingkai pada buku gambar karena itu merupakan barcode yang digunakan saat menscan gambar.

2. Scan






Setelah diwarnai lalu scanlah hasil buku gambar yang sudah diwarnai tadi. Untuk menscan terlebih dahulu perlu menginstal aplikasi Colour To Life yang bisa kita dapatkan di Google Play Store untuk Android ataupun di Apple Store untuk IOS secara gratis. Atau bisa juga dengan menggunakan QR Code yang berada di depan box Colour To Life untuk mendownload aplikasi. Cukup dengan menscan barcode tersebut di HP kita.



3. Interact in 3D.




Setelah gambar di scan, maka gambar akan langsung muncul dalam bentuk 3D di dalam aplikasi. Untuk menscan gambar usahakan framenya terlihat semuanya. Jaraknya minimal 30 cm antara gawai dan buku gambar serta harus tegak lurus. Jika muncul warna hijau pada aplikasi maka gambar otomatis sudah bisa di scan. Setelah muncul gambar 3D kita bisa berinteraksi dengan gambar tersebut. Usahakan saat berinteraksi aplikasi Colour To Life tetap di posisi menghadap buku gambar. Karena kalau keluar dari buku gambar maka gambar 3D akan hilang dan kita diminta untuk menscan lagi.

4. Take selfie.




Interaksi lainnya yang bisa dilakukan dengan aplikasi Colour To Life yaitu kita bisa berfoto selfie dengan gambar 3D yang kita buat. Cukup dengan menekan tombol selfie yang ada di aplikasi. Saat foto selfie aplikasi tidak diharuskan menghadap buku gambar. Jadi bisa berinteraksi dengan menjauhkan buku gambar dari aplikasi yang ada. Gambar 3D pun bisa kita putar-putar dengan menggunakan jari tangan langsung pada gawai sesuai dengan kemauan kita. Lalu berselfie lah. Kegiatan ini bagiku sangat mengasyikkan.

5. Play game dengan 5 karakter dan game yang berbeda. 




Interaksi lain dengan aplikasi Colour To Life yaitu kita bisa bermain game dengan karakter dan game yang berbeda-beda. Cukup dengan menekan tombol "Play the game". Maka kita bisa bermain game sesuka hati dan berinteraksi dengan objeknya. Ada 5 karakter dan game yang ada yaitu Riding Knight, Pogo Boy, Fashion Girl, Pi-cat-So, dan Pilot in Action. Setiap karakter memiliki 3 pose yang berbeda. Semua karakter dimainkan sesuai dengan pewarnaan yang kita lakukan.



Dari permainan-permainan yang ada sebenarnya banyak manfaat untuk anak-anak diantaranya yaitu:

1. Melatih kemampuan motorik halus anak. Bisa ditemukan pada permainan Safe Flight, Giddy Up dan Pogo Boy. 

2. Meningkatkan konsentrasi mata dan tangan. Bisa ditemukan pada permainan Safe Flight, Giddy Up dan Pogo Boy. 

3. Sebagai kegiatan relaksasi. Bisa ditemukan pada semua permainan. 

4. Mengkoordinasikan antara kekuatan mata dan tangan. Bisa ditemukan pada permainan Safe Flight, Giddy Up dan Pogo Boy. 

5. Mempertajam ingatan

6. Menstimulasi otak kanan dan kiri. Bisa ditemukan pada permainan Dress Up Challenge dan Balance Your Brain. 

7. Meningkatkan kecepatan otak anak. Bisa ditemukan pada permainan Dress Up Challenge dan Balance Your Brain.



KESIMPULAN

Nah, produk terbaru dari Faber Castell ini keren banget kan? Lagipula banyak banget manfaatnya buat anak-anak. Bahkan kita yang dewasa juga bisa lo relaksasi dengan produk ini. Sejak aku unboxing langsung di acara launching Colour To Life, justru malah kecanduan mewarnai dan bermain-main dengan produk ini. Duh, apalagi kalau anak-anak ya. Pasti mereka tambah girang dan senang sekali.

Ayok buat para orang tua, produk ini bagus banget untuk dihadiahkan bagi anak-anak entah itu anak sendiri, ponakan atau cucu. Benefitnya banyak sekali. Anak-anak tak hanya diajak bermain gawai saja tapi juga diajak melatih kreativitas. Harganya cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp. 129.500, 00 di Gramedia 

Produk Colour To life dari Faber Castell ini bisa kita beli mulai bulan April 2018 di semua jaringan Gramedia yang ada di kota Jakarta termasuk juga kota-kota besar. Selain itu juga bisa dibeli melalui Official Store Faber Castell di e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak dan Blibli.

Selamat berkreasi ya.

Friday, March 30, 2018

Ashley Hotel Jakarta Dalam Semarak BloggerDay 2018 Bersama BloggerCrony

Pernah nggak sih kalian menginap di sebuah Hotel Bisnis? Kalian tahu nggak, Hotel Bisnis itu apa? 

Selama aku ke suatu tempat dan menginap di sebuah hotel, sebenarnya sih nggak melihat jenis hotelnya ya, yang aku lihat paling utama itu fasilitas dan harganya. Tentunya yang sesuai dengan budget yang aku punya. Tapi semenjak aku singgah untuk pertama kalinya di  Ashley Hotel Jakarta, aku merasa takjub dan baru tahu kalau Hotel Ashley ini merupakan jenis Hotel Bisnis. Lokasinya yang strategis di tengah kota dan berada di area/kawasan bisnis yang memang diperuntukkan bagi tamu yang akan melakukan kegiatan bisnis atau usaha. 

Sebagai lulusan arsitektur, beruntungnya dulu pernah ada mata kuliah yang menjelaskan tentang jenis-jenis hotel. Karena hotel merupakan salah satu bangunan yang bisa kita desain sesuai dengan data dan analisa serta konsep apa yang akan digunakan. Konsep tersebut harus tepat dan realistis berdasarkan data dan analisa yang ada sehingga hotel yang didesain nantinya memiliki benefit baik bagi pemilik hotel maupun bagi para tamu. Baru setelah itu bisa ditransformasikan ke dalam bentuk sebuah bangunan seperti hotel sebagai out put nya. 

Berdasarkan jenis atau tipe tamu yang berkunjung, jenis hotel dibagi menjadi: 

1. Family Hotel adalah sebuah hotel dimana tipe tamu yang menginap sebagian besar terdiri dari keluarga yaitu ayah, ibu, anak, kakek, nenek, saudara dan lainnya. 

2. Business Hotel dalah sebuah hotel dimana tipe tamunya adalah orang-orang yang sedang melakukan kegiatan bisnis atau usaha. Biasanya lokasi bisnis atau usahanya dekat dengan lokasi hotel tersebut. 

3. Transit Hotel adalah sebuah hotel dimana para tamunya yang menginap di hotel tersebut adalah orang-orang yang akan melanjutkan perjalanan yang cukup jauh. Misalnya hotel yang berada di kawasan bandara, stasiun kereta api maupun terminal bus. Biasanya hotel jenis ini digunakan oleh para tamu sebagai tempat persinggahan sementara saat melakukan perjalanan. 

4. Tourist Hotel adalah hotel yang sebagian besar tamunya adalah para wisatawan. Biasanya lokasi hotel ini berada di tempat-tempat wisata. 

5. Cure Hotel adalah hotel dimana para tamunya sebagian besar adalah menginap hanya untuk tujuan melakukan pengobatan. 



Sekarang sudah tahun kan beberapa jenis hotel sesuai dengan tamunya. Nah, berdasarkan data diatas, sudah jelas bahwa Hotel Ashley sendiri merupakan hotel yang masuk kedalam kategori Hotel Bisnis. Hal tersebut sesuai dengan lokasinya yang terletak di kawasan bisnis. Sebagian besar tamunya adalah orang yang akan melakukan bisnis/usaha, termasuk juga malakukan meeting atau seminar bisnis. 

TENTANG HOTEL ASHLEY 

LOKASI HOTEL ASHLEY 

Gedung tinggi Ashley Hotel Jakarta (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

Ashley Hotel Jakarta adalah salah satu Hotel Bisnis yang ada di pusat kota Jakarta. Hotel di jalan Wahid Hasyim Jakarta Pusat ini menjadi hotel yang banyak dicari oleh para tamu yang umumnya adalah para pebisnis/pengusaha. Alamat jelasnya adalah Jl. KH. Wahid Hasyim No.73-75, Gondangdia, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350. Lokasi yang strategis menjadi andalan bahwa Hotel ini mampu menarik pengunjung dalam jumlah banyak terutama di waktu weekday. Di waktu weekend pun hotel Ashley tetap menjadi hotel favorit pilihan pengunjung. Hotel Ashley terletak di pinggir jalan dan mudah sekali dijangkau. Lokasi Hotel Ashley dikelilingi oleh distrik kantor pemerintahan, Gedung Kedutaan Besar, pusat perbelanjaan serta museum bersejarah. Untuk mencapai ke lokasi lainnya dari Hotel Ashley ini sangat mudah dan hanya butuh waktu beberapa menit saja misalnya akan menuju ke Monumen Nasional (Monas), pusat perbeanjaan terkemuka seperti Grand Indonesia Shopping Town dan Plaza Indonesia yang berdekatan dengan Bundaran Hotel Indonesia. Hotel Ashley juga berdekatan dengan area kuliner jalanan di Jakarta yang otentik yaitu Jalan Sabang dan Jalan Kebon Kacang. 

RUANGAN DI HOTEL ASHLEY 

Sebenarnya Hotel Ashley telah beroperasi sejak bulan November 2016. Hotel Ashley telah menyatakan bahwa dirinya merupakan hotel yang memiliki jumlah kamar dan ruang meeting terbanyak di kawasan Wahid Hasyim Menteng Jakarta. Hal ini terlihat dari jumlah kamar sebanyak 186 kamar, 11 meeting room serta memiliki sebuah Ballroom dimana Ballroom tersebut mampu menampung peserta hingga mencapai 500 orang yang akan dilaunching pada Bulan juni 2018 nanti.
Sign nama Hotel di dekat pintu masuk (doc: pribadi)

Menurut Mazlina Ramli yang merupakan Corporate Director of Sales & Marketing Prima Hotel Indonesia, dibawah naungan Manajemen Prima Hotel Indonesia, menyatakan bahwa dengan terdapatnya jumlah kamar yang banyak serta meeting room dengan beragam ukuran di Hotel Ashley, diharapkan hotel ini mejadi solusi bagi para pebisnis yang bekerja maupun para traveller yang akan berlibur dengan jangkauan lokasi yang mudah serta strategis. Selain Hotel Ashley, hotel lainnya yang juga berada di bawah naungan Prima Hotel Indonesia adalah Hotel Juno dan Yellow Bee. 

Bangunan Hotel Ashley dengan desain kontemporer modern dan menjadi sejenis Butik Hotel ini terlihat begitu elegan. Terutama di malam hari dengan sinaran dari lampu yang menyoroti gedung. Sebelum masuk ke area hotel, di bagian depan hotel sudah ada sign nama Hotel yang bertuliskan ASHLEY dengan huruf capital berwarna emas dan putih. Dipercantik dengan rerumputan hijau yang terhampar. Di area ini kita bisa berfoto-foto lo. Mau numpang foto saat melewati hotel ini juga keren sekali.

Sign nama hotel (doc: pribadi)
Kemudian di pintu masuk lobby terdapat pintu kaca transparan yang besar. Saat kita membukanya langsung terdapat lobby dengan  ruangan resepsionis, dimana kita bisa menanyakan informasi apapun termasuk juga pemesanan room dan meeting room. Ruang resepsionis ini memiliki hall yang sangat luas, di sebelah kanan dan kiri ruangan terdapat sofa-sofa cantik minimalis modern yang memang diperuntukkan untuk para tamu hotel misalnya untuk menunggu sambil membaca koran ataupun majalah yang sudah disediakan. Diwarnai juga dengan vas-vas bunga yang cantik sebagai penambah keindahan. Furniture dan interior ruangan bernuangan dominan coklat dan putih dengan perabotan yangsalah satunya terbuat dari kayu. Nuansa ini terlihat lebih elegan dan mewah. Di area lobby dikelilingi oleh dinding kaca transparan sehingga para tamu di dalam masih bisa melihat pemandangan di luar gedung. Adanya dinding kaca ini mengesankan ruangan lebih luas. Ruangan yang ada disini bisa juga lo dijadikan sebagai lokasi foto-foto yang instagramable. Saat kita berada di dalam Hotel Ashley ini langsung tercium bau yang sangat wangi yaitu keharuman dari lemon grass yang diletakkan di dalam sebuah mangkok kecil dengan pencahayaan lilin. Inilah salah satu ciri khas Hotel Ashley. Keharuman lemon grass yang membuat suasana hotel makin romantis. 

Lobby hotel Ashley (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

Ruang Resepsionis Hotel Ashley (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

Ruang resepsionis memang terletak di tengah lobby, baru di kanan kirinya terdapat lorong jalan yang akan mengarahkan para tamu menuju ke Meeting Room maupun ke Room. Di lorong sebelah kanan kita bisa menuju ke ruang Meeting Room yaitu Downing Room. Disini juga disediakan toilet yang bersih. Sepanjang lorong ini terdapat rak kayu yang minimalis dengan beragam pajangan cantik yang berestetika. 

 Tampak Atas Lobby Hotel (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

Di lorong sebelah kiri ruang resepsionis, langsung kita bisa menemukan sebuah Dining Room yang dinamai dengan Adele Room. Ruang Dining Room sangat luas sekali. Kursi dan meja yang disediakan cukup banyak dan bisa memuat banyak orang. Uniknya di ruangan ini terdapat Kitchen Room dengan partisi kaca yang transparan, sehingga para tamu bisa melihat langsung para chef memasak dengan kehebatan mereka menghasilkan makanan yang enak dan sedap. Tak hanya itu, di sekeliling ruang Adele Dining Room juga terdapat rak-rak kayu dengan pajangan-pajangan yang unik, cantik-cantik dan berestetika. Para tamu dimajakan dengan pandangan mata dengan benda-benda yang indah-indah sehingga selain menikmati makanan dan minuman yang disajikan, mereka juga bisa menikmati indahnya pajangan-pajangan yang tersedia. Para tamu bisa sesekali berjalan mengitari ruangan sambil menikmati dan mengamati pajangan yang ada serta bisa melakukan foto-foto yang instagramable. 

Dining Room ini diberi nama Adele, karena ketika kita masuk ke ruangan ini maka kita akan disambut dengan lagu-lagu Adele. Duh jadi semakin romantis sekali ya, apalagi kalau makannya sedang berduaan dengan suami. Seakan dunia milik berdua deh.

Adele Dining Room (doc: pribadi)

Ruang makan di Adele Dining Room (doc: pribadi)

Ruang makan di Adele Dining Room (doc: pribadi)

Kitchen Room Adele Dining Room (doc: pribadi)
Bagi para muslim yang akan melakukan sholat, jangan khawatir, karena sudah disediakan musholla berukuran sedang yang lokasinya berada di samping Adele Dining Room dan juga Downing Room. Di musholla ini juga sudah disediakan sajadah, sarung, mukena dan juga sandal untuk berwudhu. 

Musholla (doc: pribadi)

Lalu kita menuju ruang selanjutnya yaitu dari arah Adele Dining Room kita bisa menuju ruang di belakangnya yang juga merupakan Dining Room. Hanya saja Dining Room yang ini tempatnya agak terbuka yang dilengkapi dengan tanaman-tanaman cantik tetapi lokasinya masih di dalam gedung. Kemudian kita menuju lagi ke bagian belakang yaitu terdapat sebuah Bar Room yang cantik, modern minimalis dengan penataan yang rapi dan elegan. Disini kita bisa melakukan pemesanan makanan kecil dan minuman-minuman ringan. Cukup luas sih ya Bar Roomnya. Bar Room ini dekat dengan Meeting Room yang diberi nama Downing. Ditambah fasilitas toilet dan juga kursi dan meja kayu panjang yang berada di ruang paling pojok di belakang ruang Downing. Disini kita bisa duduk-duduk dan bersantai ria sambil mengobrol dengan teman atau keluarga. Ini adalah fasilitas yang keren banget untuk ukuran sebuah Hotel Bisnis. Mau berfoto-foto ria pun diperbolehkan di area ini lo. Sangat instagramable banget deh pokoknya.

Ruang duduk di dekat Downing  Room (doc: pribadi)


Untuk lebih jelasnya, dengan mengedepankan istilah Broadband, Bed and Breakfast berikut adalah ruang-ruang yang berada di Hotel Ashley, diantaranya yaitu: 

1. Room 

Room merupakan ruang kamar tidur yang terdapat di Hotel Ashley. Jumlah kamar tidur yang ada yaitu sebanyak 186 kamar dengan beragam tipe. Seluruh rancangan kamar di hotel Ashley sudah dilengkapi dengan smart LED TV 40”, akses internet super cepat di seluruh area, mini-bar, coffee & tea maker, exclusive amenities, tempat tidur berstandar Internasional dengan kenyamanan dari King Koil, termasuk juga kecanggihan audio dari JBL Horizon. Berikut adalah tipe-tipe room di hotel Ashley 

a. Deluxe Room. 


Deluxe Room memiliki 2 tipe yaitu Deluxe Twin dan Deluxe King. Untuk Deluxe Twin dengan ukuran kamar 24 m². Di ruang tidur ini kita pun bisa meregangkan tubuh dan beristirahat dengan nyaman. Ruangan kamar dengan 2 buah tempat tidur berukuran single/twin bed bisa dijadikan alternatif pilihan kamar sesuai dengan kebutuhan. Jumlah kamar Deluxe Twin Room yaitu sebanyak 94 Kamar dan sudah dilengkapi dengan Akses Internet Kecepatan Tinggi (HSIA). 

Deluxe Room (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

Bathroom di Deluxe Room (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)


Untuk Deluxe King Room berukuran 22 m² dengan ukuran tempat tidur double/queen bed. Fasilitas yang tersedia di kamar jenis ini adalah seprai segar dan shower air panas dengan handuk putih halus yang akan menyegarkan hari anda. Jumlah kamar Deluxe King ini sebanyak 30 kamar dan sudah dilengkapi dengan Akses Internet Berkecepatan Tinggi (HSIA). 

b. Superior Room 

Superior Room  (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

 Bathroom di Superior Room (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)


Superior Room memiliki luas kamar yaitu 20 m² dan total jumlah kamarnya yaitu sebanyak 30 kamar. Dengan ukuran kamar yang standard dan ukuran bed yaitu double/queen bed, dipastikan membuat kenyaman para tamu untuk menginap. Dilengkapi dengan shower air panas yang menyegarkan serta dilengkapi dengan Akses Internet Berkecepatan Tinggi (HSIA). 

c. Executive Room 

Executive Room  (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

Executive Room memiliki ukuran kamar 26 m² sebanyak 30 kamar. Sedangkan untuk ukuran bednya yaitu double/queen bed yang cocok untuk kebutuhan kita. Executive Room ini dilengkapi dengan portable home speaker dari JBL Horizon dimana kita bisa mendengarkan lagu-lagu kesayangan selama menginap disini. Semua kamar Executive Room dilengkapi dengan Akses Internet Berkecepatan Tinggi (HSIA). 

d. Ashley Suite Room 


Ashley Suite Room  (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

Ashley Suite Room (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

Bathroom di Ashley Suite Rom  (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)


Ashley Suite Room memiliki ukuran ruangan sebesar 32 m² dengan jumlah kamar sebanyak 2 kamar saja. Ukuran bed yang disediakan adalah ukuran twin bed. Dengan ukuran kamar yang luas kita bisa memanjakan diri. Dilengkapi shower dengan partisi jendela kaca dan bak kamar mandi dengan sentuhan marmer. Ashley Suite Room dilengkapi dengan Akses Internet Berkecepatan Tinggi (HSIA). 

2. Meeting Room 

Meeting Room ini memiliki sistem break-out room disertai kecanggihan teknologi yang dirancang didalamnya, sehingga menjadikan ruang meeting ini dapat disesuaikan dengan beragam event dan kebutuhan baik itu presentasi bisnis, seminar, maupun social event. 

Terdiri dari 10 ruang Downing yaitu: 

a. Downing 1 ini diakomodasikan untuk 20 orang saja. Ukuran ruang 4x 6 m. Meeting room jenis ini cocok digunakan untuk diskusi pribadi maupun sesi brainstorming.

Downing 1 /Meeting Room (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

b. Downing 2 ini memiliki ukuran ruang yaitu 8 x6 m.

Downing 2 (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)


c. Downing 3 juga memiliki ukuran ruang sebesar 8 x 6 m.

Downing 3 (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

d. Downing 4 memiliki ukuran ruang 8 x 5 m.

Downing 4 (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

e. Downing 5 memiliki ukuran ruang 8 x 5 m.

Downing 5 (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

f. Downing 6 memiliki ukuran ruang 8 x 6 m.

Downing 6 (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

g. Downing 7 memiliki ukuran ruang 8 x 6 m.

Downing 7 (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

h. Downing 8 memiliki ukuran ruang 4 x 4 m. Meeting Room ini berkapasitas hanya untuk 10 orang. Ruangan ini cocok digunakan untuk diskusi pribadi maupun sesi brainstorming.

Downing 8 (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

i. Downing 9 memiliki ukuran ruang 5 x 4 m. Meeting Room ini berkapasitas hanya untuk 10 orang dalam satu meja bundar besar dan dilengkapi dengan proyektor AV dan layar.

Downing 9 (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)

j. Downing 10 memiliki ukuran ruang 12 x 12 m. Meeting Room ini diakomodasikan untuk menampung 100 orang. Dilengkapi dengan proyektor AV dan layar besar.

Downing 10  (sumber: http://www.ashleyindonesia.com)


3. Dining Room.

Doining Room (doc: pribadi)


Dining Room merupakan ruang makan yang luas, berkonsep modern kontemporer yang akan membuat betah para tamunya saat melakukan santapannya. Ruangan ini dibuka mulai pukul 06.00-22.00 WIB dan menyediakan makanan minuman untuk breakfast, lunch dan juga dinner. Menu makanan yang disajikan adalah makanan homecook dari seluruh dunia. Menu-menu tersebut adalah menu culinary88 terbaik dari perjalanan para chefnya. Menu-menunya adalah makanan Indonesia, makanan Asian, dan makanan western, termasuk juga salad dan sandwich. Juga terdapat beverages dengan beragam jenis yang bisa kita pilih sesuai dengan selera. Selin itu juga melayani buffet breakfast dan ala-carte. 

4. Fasilitas 

Fasilitas yang disediakan oleh hotel Ashley sangat lengkap diantaranya yaitu: 

a. White laundry 
b. Free wifi streaming movie in All Area tanpa menggunakan password. 
c. Download musik dengan kecepatan internet yang high speed 
d. SOHO Gym 
e. Meeting Rooms 
f. 24 hours Reception and Security 
g. E-Corner at Lobby Area 
h. ADELE Restaurant 
i. Taxi or reserved transportation 


5. Interior dan eksterior 

Baik interior maupun eksterior di Hotel Ashley ini memiliki gaya modern kontemporer yang menjadi ciri khasnya. Furniturnya yang minimalis modern disertai dengan tatanan ruang yang membuat suasana romantis dan nyaman bagi para tamu yang datang maupun yang akan menginap. Interior ruang kamar pun bersih, nyaman dan dilengkapi dengan fasilitas yang memanjakan para tamu yang menginap 

Nah, untuk lebih jelasnya lagi dalam pemesanan kamar bisa langsung datang ke hotel Ashley, atau menelepon nomor hotel yang tertera di bawah ini. Bisa juga langsung menuju Untuk informasi dan pemesanan kamar websitenya di www.ashleyindonesia.com.


ASHLEY HOTEL JAKARTA 

Jl. KH. Wahid Hasyim No. 73-75. Menteng 
Jakarta Pusat, Indonesia 10340 
t. +62 21 - 3100 355 
f. +62 21 – 3100 399 
e. reservation@ashleyindonesia.com 




TENTANG BLOGGERDAY 2018 OLEH BLOGGER CRONY 

Ini untuk pertama kalinya aku berkunjung ke Hotel Ashley tapi bukan untuk menginap melainkan untuk menghadiri acara BloggerDay 2018. BloggerDay 2018 di Ashley Hotel Jakarta yang diadakan oleh BloggerCrony dalam rangka BloggerCrony Community 3rd Anniversary. Alhamdulilah aku terpilih sebagai peserta. Ini adalah kali kedua aku mengikuti Bloggerday dari BloggerCrony. Sejujurnya saat aku mendapatkan susunan acara yang dikirim lewat email aku merasa bingung nih memakai dress code apa. Karena nantinya akan ada penilaian untuk dress code terbaik. Aku tuh bolak balik ngeluarin dress dari lemari dan akhirnya dipakailah dress hitam biru seperti yang ada di foto. Untuk tampil lebih cantik aku memakai sepatu fantovel. Tapi sayang selama perjalanan kakiku menjadi lecet gara-gara sepatu yang kupakai. Ternyata sepatu ini tidak cocok dipakai berjalan jauh naik busway. Tapi antusias untuk mengikuti Bloggerday kali ini sangat besar sekali. 

Perjalanan dari utara Jakarta menuju Hotel Ashley yang terletak di jalan Wahid Hasyim memang aku tempuh dengan menggiunakan busway. Aku turun di halte busway Tosari lalu jalan kaki sekitar 500 meter menuju Hotel Ashley. Sesampainya di Hotel Ashley lalu aku menuju ke Downing Room yang ukurannya cukup luas menampung para peserta Bloggerday 2018. Ruang Downing ini merupakan ruang yang memang diperuntukkan untuk meeting maupun mengadakan seminar dan workshop. Sebelum masuk ke dalam ruang Downing 10 terlebih dahulu aku melakukan registrasi ulang sebagai peserta. Kebetulan ketika aku datang peserta yang datang masih sangat sedikit sekali sehingga aku masih bisa berkesempatan untuk mengobrol dengan para peserta lainnya dan melakukan photobooth di tempat yang disediakan.

Downing 10 tempat acara BloggerDay 2018 (sumber: FB BloggerCrony)



PHOTOBOOTH BY ALFA KREASI 

Mengenai photobooth ini, temanya sesuai dengan logo warna yang digunakan oleh komunitas BloggerCrony yaitu dominan hijau. Photobooth yang merupakan kreasi dari Photobooth Alfa Kreasi ini sangat indah dan manis. Photoboothnya diwarnai dengan dedaunan hijau yang dipasang sebagai background dan juga sebagai hiasan. Ditambah dengan pemanis cahaya dari lilin-lilin yang agak redup sehingga terasa suasana romantisnya. Sedangkan background di bagian tengahnya dipasang logo BloggerCrony. Alas lantainya juga berwarna hijau dengan motif rumput. Aku senang sekali berfoto-foto disini. Rasanya ingin mengambil banyak gaya di photobooth kali ini supaya bisa menjadi pemenang kontes photobooth ataupun sebagai pemanis foto di instagram. Hehehe.


Photobooth by Alfa Kreasi (doc: pribadi)

Setelah foto-foto aku mengambil sarapan roti yang sudah disediakan di bagian depan ruangan Downing. Kali ini untuk sarapan roti pastrinya dipersembahkan oleh Anns Bakehouse. Untuk pastri ini ukurannya cukup besar dengan dua rasa yaitu rasa coklat dan rasa almond. Kalau diperbolehkan sih aku mau ambil dua-duanya. Hanya saja kasihan nanti yang lain tidak kebagian. Akhirnya aku ambil yang rasa almond. Rasanya enak sekali. Kalau dimakan tidak terasa kempes atau kosong bagian dalamnya. Dengan ukuran yang cukup besar sehingga cukup membuat aku kenyang. Disediakan juga minuman aqua dan kopi serta teh. Setelah semua peserta sarapan roti pastri, lalu akhirnya acara dimulai. Host acara atau MC nya adalah Yosh Aditya yang merupakan MC kocak dan lucu. Sepanjang acara ada saja banyolannya yang membuat kami para peserta tidak bisa berhenti untuk tertawa.

Roti Pastri by Anns Bakehouse (doc; Pribadi)

MC BloggerDay 2018 (doc: pribadi)



SESI SAMBUTAN BLOGGERDAY 2018 

Menjelang pukul 10.00 Wib para peserta sudah mulai banyak berdatangan. Aku langsung mengambil posisi duduk di bagian depan supaya lebih jelas pastinya. Akhirnya acara blogger segera dimulai. Pertama kali adalah sambutan dari ketua Bloggerday 2018 yaitu mbak Yayat yang cantik dan imut-imut penggemar Rossi. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan para panitia Bloggerday 2018 yaitu Mas Satto Raji,  Mbak Wardah Fajri, Mbak Zata Ligaw, Mbak Suci Santi, Mas Akbar Muhibar, Mas Fawwaz, dan Mbak Clara Agustin.  Mereka adalah panitia yang kompak dan keren banget. 


Selanjutnya ada sambutan dari pihak sponsor Hotel Ashley yaitu mas Fawzan Azima. Beliau adalah manajer marketing di Hotel Ashley. Di dalam sambutannya beliau menjelaskan dan memaparkan mengenai Hotel Ashley. Mulai dari lokasi hotel, macam ruangan yang ada di hotel, fasilitas hotel dan lainnya. 

Mas Fawzan (doc: pribadi)

Setelah sesi dengan Mas Fawzan selesai, acara berikutnya yaitu sesi BCC BloggerPreneur, dimana para peserta BloggerDay menjadi salah satu peserta yang memiliki usaha sendiri. Diantaranya yaitu: Intan Rosmadewi, Lygia Pecanduhujan, Dewi Nuryanti, Uchy Sudhanto, Eryani Kusuma Ningrum, Jun Joe Winanto, Waya Komala, dan Ruth Indah K.
Peserta BloggerPreneur 2018 (doc: FB BloggerCrony)

Peserta BloggerPreneur 2018 (doc: FB BloggerCrony)


Di dalam sesi BCC BloggerPreneur ini para peserta memperkenalkan dirinya masing-masing beserta produk yang telah dihasilkannya. Ternyata mereka hebat-hebat ya. Sebenarnya aku tadinya mau ikutan juga menjadi salah satu peserta BloggerPreneur dengan menampilkan produk handmadeku yaitu Hand Bouquet Pita. Sayang sekali waktunya mepet untuk membuatnya karena aku tidak mempunyai produk yang sudah ready karena rata-rata para pemesanan memesan produkku secara kustom. Tapi tak apalah mudah-mudahan ada kesempatan lain untuk memperkenalkan produk handmadeku ini. 

Lebih serunya lagi ada sesi lucky draw dimana ada pengocokan nomor berdasarkan absen saat registrasi. Hadiahnya banyak sekali dan kebanyakan berasal dari hasil karya para peserta BloggerPreneur, termasuk juga dari produk sponsor seperti Markamarie, Rejuve Skin Lab dan Sandeeva Spa & Reflexology. Sayang sekali aku belum mendapatkan satu pun lucky draw yang ada. Kebetulan aku mendapatkan keberuntungan yaitu sebagai salah satu dari 20 peserta yang datang lebih awal. Hadiah yang diberikan adalah voucher Sandeeva Spa & Reflexology. Asyik nih bisa bermanja-manja ria dulu di tempat spa. Kemudian keseruan lainnya yaitu bagi peserta yang di sisi samping kursinya terdapat tempelan tulisan BloggerDay 2018 maka dia adalah yang beruntung mendapatkan hadiah lucky draw. Lagi-lagi aku belum beruntung nih. Keseruan pembagian hadiah tidak cukup sampai disini. Bahkan sampai dengan acara selesai tetap dilakukan pengundian untuk lucky draw. 


SESI WORKSHOP BY TUHU NUGRAHA 

Tepat pukul 11.00 WIB sesi dilanjutkan dengan sesi Workshop Digital Influencer dengan tema Fenomena & Strategi Kreatif yang menekankan pada topik transformasi digital dan digital influencer. Workshop ini dibawakan oleh Mas Tuhu Nugraha yang merupakan praktisi digital perwakilan dari Indosat Ooredoo. 

Mas Tutu Nugraha (doc: pribadi)

Dalam workshop ini mas Tuhu banyak sekali menerangkan bahwa menjadi seorang influencer itu harus memiliki strategi yang kreatif dan inovatif serta mengikuti jaman sehingga nantinya tetap bertahan di tengah persaingan yang serba ketat. Para digital influencer adalah orang-orang yang bekerja untuk mempengaruhi orang lain dan memperkenalkan sebuah brand kepada masyarakat di era digital melalui media digital pula. 

Berikut adalah beberapa poin yang menjadi titik utama dari materi yang disampaikan oleh mas Tuhu, yaitu: 

a. Transformasi digital merupakan topik yang hangat sehingga beberapa industri menyadari pentingnya melakukan transformasi digital. Saat ini Industri yang paling getol melakukan transformasi di Indonesia adalah industri telekomunikasi dan finansial yang dampaknya sangat besar dalam digitalisasi. 

b. Contoh industri komunikasi yang ikut terpengaruh adalah Indosat Ooredoo. Tuhu Nugraha sebagai Digital Strategy & Trainer banyak memberikan training inhouse kepada tim Indosat Ooredoo sehingga banyak terlihat perubahan yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo. 

c. Perubahan pertama adalah lay out ruangan yang bersuasana seperti kantor rintisan digital dengan memperbanyak ruang terbuka untuk diskusi dan kolaborasi. Selain itu ada ruang kerja individu yang diciptakan dengan suasana rileks. Dengan desain ruangan seperti itu, diharapkan mereka bisa berkolaborasi dengan suasana santai, sehingga bisa mencetuskan inovasi baru bagi perusahaan. Perubahan kedua yaitu menyediakan kindle dan akses ke jurnal-jurnal via online secara gratis bagi karyawan ntuk menambah pengetahuan baru. Perubahan ketiga adalah sistem training internal untuk karyawan tidak lagi diwajibkan, tapi atas kesadaran sendiri. Hal tersebut dirancang oleh Indosat Ooredoo dimaksudakan agar karyawannya bisa membuat gebrakan dan inovasi baru 

d. Penggunaaan telekomunikasi tak lagi hanya untuk telepon atau paket data internet, tetapi akan hadir Internet of Thing (IoT) yaitu sebuah era di mana semua peralatan yang kita punyai akan terkoneksi langsung dengan internet dengan mengendalikannya lewat gawai yang kita punya. 

e. Adanya konsep smart city mendukung hal tersebut, dimana kota tersebut akan terkoneksi dengan data di internet, sehingga sistem transportasi, sistem pengelolaan air, administrasi pemerintahan, sistem di sekolah, layanan kesehatan dan lainnya akan dengan mudah teranalisa melalui internet. Selama ini kita hanya tahu bahwa hal tersut hanya ada di film fiksi ilmiah. Padahal sebenarnya segala sesuatu dari film fiksi ilmiah bisa diimplementasikan. Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi yang visioner, dan inovatif sangat mendukung hal itu. 

Pada sesi ini para peserta diperbolehkan memberikan pertanyaan yang akan dijawab oleh Mas Tuhu. Selain itu juga ada live tweet yang akan dikompetisikan antar peserta. Hashtag yang digunakan pada live tweet adalah #indonesiadigitalnation dan memention @im3ooredoo. Pemenangnya akan diumumkan setelah sesi dengan mas Tuhu selesai. Sayang sekali untuk live tweet kali ini saya kurang beruntung karena sudah berkali-kali ngetweet tapi sinyal kurang mendukung akhirnya semua tweetku pending. Tak apalah namanya saja seseruan bukan. Bagi para pemenang akan mendapatkan hadiah voucher belanja. 

SESI ISHOMA 

Waktu sudah menunjukkan jam 12.30 WIB dan kami para peserta diperkenankan untuk istirahat yaitu makan siang, sholat dan free time. Saat istirahat para peserta tidak perlu keluar ruangan karena akan dibagikan menu makan siang berupa Lunch box Tumpeng Ayu Dapur Solo yang sudah disajikan dalam box plastik. Para peserta bisa makan di dalam ruangan dengan snatai. Ada juga yang makan sambil lesehan di lantai menikmati enaknya sajian makan siang ini. Tumpeng Ayu ini lauknya banyak sekali seperti orek tempe, orek telor, serundeng, dan lainnya. Sajiannya dibuat mini sehingga cukup membuat kita kenyang. Istimewanya adalah Tumpeng Ayu ini tidak akan tumpah meskipun dibalik. Keren bukan? Nah berhubung nantinya akan ada lomba posting Tumpeng Ayu di Instagram. Maka kami para peserta berbondong-bondong memotret Tumpeng Ayu milik masing masing. Seru melihat keseruan para peserta melakukan pemotretan Tumpeng Ayu. Aku pun ikut juga keriuhan ini.

Tumpeng Ayu Dapur Solo (doc: pribadi)


Setelah selesai makan aku lalu melaksanakan Shalat Dhuhur di musholla yang letaknya di samping ruang Downing. Selesai shalat dan sebelum acara dimulai aku dan para peserta lainnya melakukan sesi pemotretan di setiap sudut hotel. Menurutku setiap sudut Hotel Ashley ini benar-benar nyaman, bersih dan mengasyikkan. Banyak sekali spot-spot cantik yang instagramable sebagai background. Aku pun tak mau kalah dong dengan peserta lainnya. 

Eh, kebutulan juga ada sebuah spot di depan pintu musholla yaitu spot dimana kita bisa berfoto dengan poster Pevita Pearce yang disponsori oleh Pegi-Pegi. Yah, siapa tahu aku bisa menjadi salah satu pemenangnya bukan? Amin. 


SESI WORKSHOP BY ANWARI 

Akhirnya jam menunjukkan pukul 13.30 WIB. Semua peserta masuk kembali ke ruang Downing 10 untuk mengikuti sesi selanjutnya yaitu sesi Workshop Creative Writing Mind Mapping dimana pembicaranya adalah mas Anwari Natari. Di sesi ini justru keseruan makin terasa. Pembawaan mas Anwari yang lucu dalam menyampaikan materi membuat aku dan para peserta lainnya tertawa terpingkal-pingkal. Sampai tak terasa gara-gara ketawa ngakak membuat perutku kesakitan.

Mas Anwai Natari (doc: pribadi)

Materi yang dibawakan oleh Mas Anwari yaitu bagaimana memetakan konsep dalam menulis sehingga menjadi lebih kreatif. Di sesi ini ada permainannya yaitu semua peserta diminta untuk membuat mind mapping untuk sebuah tulisan yang akan dibuat. Maka dari itu, kami diminta untuk membawa spidol warna atau pensil warna. Tujuan dari penggunaan spidol dan pensil warna ini supaya konsep mind mapping yang kita buat dibentuk menjadi tulisan yang berwarna dan bergambar. Sehingga bisa dibedakan antara tulisan dan kita bisa mengingatnya. Untuk kertas sudah disediakan oleh panitia. Kami diberi waktu selama 15 menit lalu setelah selesai semua, maka hasil mind mapping dari peserta dikumpulkan. Untuk selanjutnya dinilai dan siapa saja yang konsep mind mappingnya bagus. Dipilihlah 3 orang sebagai pemenagnya.

Sesi yang paling ditunggu-tunggu berikutnya adalah penentuan Most Wanted Blog Award yang dimenangkan oleh Herva Yulyanti dan Emanuella Christianti. 


SESI PENUTUP 

Nah, sesi mas Anwari ini adalah sesi terakhir workshop kali ini. Selanjutnya dilakukan sesi penutupan dimana akan ada pemotongan kue ulang tahun BloggerCrony yang ke-3. Semua panitia BloggerCrony berkumpul di depan stage lalu memberikan sambutan dan kemudian ada tiup lilin serta potong kue dengan diiringi lagu dari Jamrut yang berjudul 'Selamat Ulang Tahun".

Kue Ultah BloggerCrony (doc: IG BloggerCrony)


Sesi pemotongan kue Ultah (doc: pribadi)


Saat lagu diputar suasana semakin seru dan ramai. Semua peserta di bagian belakang dan depan sampai maju ke depan stage mengelilingi panitia sambil bernyanyi dan bertepuk tangan. Terasa kehangatan dan kekompakan yang aku rasakan saat sesi ini. Seru dan kami semua bahagia. Turut merasakan keharuan yang mendalam bahwa BloggerCrony sudah menginjakkan usianya yang ke-3 tahun. Sebuah usia yang masih sangat muda untuk melangkah lebih maju. Semoga ke depannya BloggerCrony tetap memberikan ilmu dan manfaat kepada para anggota komunitasnya agar bisa lebih maju secara bersama-sama, bisa bekerja sama dengan dukungan dan motivasi yang kuat serta bisa menambah jiwa inovasi dan kreativitas antar anggota. Dengan adanya komunitas BloggerCrony ini para blogger di seluruh Indonesia menjadi lebih sukses dan maju. Amin3x. Acara pemotongan kue ultahnya pun menjadi sangat ramai. Akupun ikut mencicipi kue ulang tahunnya.

Sesi Foto bersama peserta dan panitia BloggerDay 2018 (doc: FB BloggerCrony)


Akhir acara yang terakhir adalah foto bersama para panitia dan peserta BloggerDay 2018 yang dibantu oleh mas Candra menggunakan Camera 360. Hasilnya sangat keren dan bagus sekali. Aku sangat terkesan sekali dengan acara BloggerDay 2018 kali ini. Rasanya waktu yang ada masih kurang bersama keseruan BloggerDay 2018. Semoga di tahun depan acara BloggerDay dari BloggerCrony bisa dilakukan dengan menginap lagi di suatu tempat. 

Tepat jam 16.00 WIB acara pun selesai, kami saling salam-salaman dan pamitan. Sekian dulu ya curhat diaryku. Sampai ketemu di BloggerDay 2019 tahun depan. Bye-Bye. 










Colour To Life, Perpaduan Menggambar Konvensional dan Digital yang Semakin Menarik

Ingat masa kecil dulu, menggambar dan mewarnai menjadi kegiatan yang paling aku sukai. Ya, karena dulu aku hobi sekali menggambar. Mencora...